News Update

Mandiri Capital Indonesia Dorong Inovasi Digital Lewat Mandiri Innovation Hub 2024

Jakarta– Mandiri Capital Indonesia (MCI), anak perusahaan Bank Mandiri yang bergerak di industri modal ventura mendorong inovasi teknologi finansial (fintech).

Melalui inisiatif Mandiri Innovation Hub dalam Singapore Fintech Festival 2024, Mandiri Capital Indonesia turut memperkenalkan Livin’ & Kopra. Inovasi digital besutan Bank Mandiri ini ditampilkan kepada berbagai perusahaan mancanegara seperti Visa, JP Morgan, dan AI Rudder.

Tri Nugroho, General Manager & Country Head Bank Mandiri Singapore mengatakan, Mandiri Innovation Hub memberikan kesempatan untuk memperkenalkan potensi inovasi lokal di tingkat regional.

“Sebagai cabang internasional Bank Mandiri yang berbasis di Singapura, yang merupakan salah satu kota pusat bisnis dunia, kami berkomitmen untuk mendukung transformasi digital. Dan memperluas akses terhadap solusi keuangan yang lebih inklusif di seluruh pasar Asia Tenggara dan internasional,” terangnya, Senin (30/12).

Di waktu yang sama, Mandiri Capital Indonesia menggelar business matchmaking program antara startups dengan berbagai unit kerja bisnis dalam ekosistem Mandiri Group.

Para startups tersebut bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI), Renewable Energy, Waste Management, Fraud Detection, dan Cross-Border Payment & Remittance.

Baca juga: Solusi Cerdas Laporan Perbankan Lengkap dan Praktis dengan Kopra by Mandiri

Program ini memberikan kesempatan bagi Mandiri Capital Indonesia untuk berbagi wawasan mengenai teknologi terbaru. Hal ini dapat mendorong transformasi digital sektor keuangan di Indonesia.

Ronald Simorangkir, CEO Mandiri Capital Indonesia menjelaskan, Mandiri Innovation Hub menandai momen penting bagi Bank Mandiri dan Mandiri Capital Indonesia.

“Bersama-sama kita dapat mendorong revolusi fintech ke depan, menjadikan layanan perbankan lebih mudah diakses dan inklusif bagi semua,” paparnya.

Mandiri Innovation Hub juga menyelenggarakan sesi panel discussion dengan sejumlah topik yang relevan. Di antaranya penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam sektor keuangan, ekonomi sirkular, dan pengembangan inovasi digital yang berkelanjutan.

Diskusi ini bertujuan menggali potensi teknologi seperti AI dalam mempercepat efisiensi dan aksesibilitas layanan keuangan. Lalu, mendorong sektor fintech dapat berperan dalam mendukung ekonomi sirkular dan transformasi digital di Indonesia.

Kevin Wu, CEO AI Rudder berujar, teknologi conversational AI, utamanya AI Voice Technology membantu perusahaan dalam berinteraksi lebih efisien kepada pelanggan.

“Langkah ini sejalan dengan upaya kami bersama Bank Mandiri untuk mendorong digitalisasi yang optimal. Dengan ini, kami percaya AI akan berperan penting dalam transformasi sektor keuangan. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di ranah global,” pungkasnya. (*) RAL

Galih Pratama

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

4 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

18 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago