Bank Mandiri; Dukung pengembangan kredit mikro. (Foto: Erman)
Jakarta – PT Bank Mandiri, Tbk berencana akan menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp5 triliun hingga Rp10triliun. Pendanaan dari pasar modal ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan wholesalenya yang sebesar US$1 miliar.
“Kebutuhan tergantung dari funding dan lending, kalau deposito tumbuh maka obligasinya gak banyak, kalau deposito gak tumbuh maka obligasinya akan banyak,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Rabu 20 April 2016.
Kartika mengatakan, obligasi berupa Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) tersebut kemungkinan akan diterbitkan dalam dua tahun. Untuk tahun ini, rencananya Bank Mandiri baru akan menerbitkan senilai Rp5 triliun. Rencananya Perseroan akan menerbitkan surat utang itu pada Juni atau Juli mendatang.
Selain itu, Bank Mandiri juga akan meminjam dari lembaga pembiayaan luar negeri untuk membiayai sisa kebutuhan dananya.
“Ya tergantung demand, kalau untuk project infrastructure ada yang dollar base maka akan kami minta, yang nawarin banyak terkait harga dan term. Bilateral loan kami cari yang 7 tahun ke atas,” tambahnya. (*)
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More
Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More
Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More