News Update

Mandiri Andalkan Kredit Infrastruktur di 2017

Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) melihat prospek cerah untuk kredit korporasi di tahun depan, khususnya sektoral infrastruktur. Hal tersebut sejalan dengan program Pemerintah dalam melakukan percepatan di sektor infrastruktur.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar mengatakan, pihaknya menargetkan porsi pembiayaan ke sektor tersebut bisa mencapai 50-60% dari total porsi kredit korporasi di tahun depan.

Sehingga bukan tidak mungkin, lanjut Royke, tahun depan pertumbuhan kredit sektor infrastruktur bisa tembus 20%.

“Tahun depan gross kredit baru korporasi kita bisa sekitar Rp80 triliun – Rp100 triliun. Dari jumlah tersebut 50-60% bakal disumbangkan dari infrastrukur,” kata Royke di Jakarta, Jumat, 16 Desember 2016.

Untuk penyalurannya sendiri di sektor infrastruktur yang masih bergairah tambah Royke ada di jalan tol. Namun ia tidak menampik untuk pembiayaan sektor itu pihaknya tetap mendahulukan system pembiayaan sindikasi.

Selain karena jumlahnya yang besar, pembagian risiko menjadi salah satu alasannya.

“Kita untuk pembiayaan kredit di atas Rp1 triliun tetap mendahulukan sindikasi, selain risiko terbagi, yang ngawasin juga banyak,” jelasnya.

Sementara berbicara sektor lainnya ungkapnya Mandiri tetap selektif dalam menyalurkan pembiayaan, khususnya komoditas. Walaupun sektor tersebut masih banyak yang berpotensial.

“Kita juga banyak di kelapa sawit, selain itu ada juga karet. Jadi kita liat mana yang baik prospek bisnisnya ke depan sebelum masih,” jelasnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BBRI, ARCI hingga BUVA

Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More

36 mins ago

Update Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Senin, 12 Januari 2026

Jakarta – Harga emas untuk produk Galeri24 dan UBS yang diperdagangkan pada Senin, 12 Januari 2026 di… Read More

59 mins ago

Catatan HUT ke-47 Infobank: Lazy Bank, Kriminalisasi Kredit Macet, dan Ujian Akhir Disiplin Fiskal

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More

5 hours ago

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

14 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

20 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

21 hours ago