News Update

Mandiri Akan Terima Dana Repatriasi Rp8,5 Triliun

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengaku, akan ada dana repatriasi tax amnesty (pengampunan pajak) sebesar Rp8,5 triliun yang bakal masuk ke Bank Mandiri.

Pasalnya, saat ini dana tersebut belum disetor ke Bank Mandiri karena pemilik dana masih dalam proses pengisian formulir permohonan amnesti pajak di kantor pajak.
“Sudah menyatakan bahwa mereka minat repatriasi Rp8,5 triliun,” ujar Direktur Finance and Treasury Bank Mandiri Pahala N Mansury di Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2016.

Dia mengatakan, sampai saat ini dana yang masuk terkait amnesty ini belum terlalu banyak. Menurutnya, perseroan sendiri baru menampung dana repatriasi sebesar Rp100 miliar.
“Tapi yang sudah masuk Rekening Dana Nasabah (RDN) belum terlalu banyak, khusus repatriasi Rp100 miliar, tapi optimis, mereka masih menentukan masuk instrumen mana,” tukasnya.

Sementara itu, lanjut dia, perseroan telah menyiapkan beberapa instrumen investasi sebagai pilihan bagi pelaku baik deposito hingga surat utang.

“Tahun ini kami menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I Rp5 triliun dan tahap II pada kuartal I 2017 sebesar Rp5 triliun yang masih dalam masa program pengampunan pajak,” papar Pahala.

Sedangkan dana tebusan program tax amnesty yang masuk ke Bank Mandiri, kata dia, masih didominasi oleh domestik. Bank Mandiri merupakan salah satu dari 77 bank persepsi yang menerima uang tebusan tax amnesty. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

24 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

4 hours ago