Mandala ICD
Jakarta – PT Mandala Finance (MFIN) menandatangani kesepakatan kerja sama pendanaan dengan institusi keuangan asal Arab Saudi, yakni The Islamic Corporation for The Development of The Private Sector (ICD). Penandatangan pendanaan hingga USD50 juta tersebut dilakukan di Jakarta, Jumat, 25 Maret 2022.
Pendanaan tersebut akan digunakan Mandala Finance untuk mendukung pembiayaan guna membantu pengembangan usaha kecil menengah (UKM), khususnya melalui produk-produk pembiayaan syariah yang dimiliki Mandala Finance.
Christel Lasmana, Direktur Bisnis Mandala Finance mengungkapkan, kerjasama pendanaan antara MFIN dengan ICD yang merupakan cabang sektor swasta dari Group Bank Pembangunan Islam (IsDB) sudah dilakukan sejak 2008. Ini merupakan kesepakatan yang keempatkalinya.
“Mandala Finance berkomitmen penuh untuk membantu pemberdayaan masyarakat, melalui pembiayaan bagi masyarakat, termasuk untuk mengembangkan unit bisnis syariah,” kata Christel kepada Infobank.
Sementara Ayman Sejiny, Chief Executive Officer (CEO) ICD yang hadir secara virtual menyampaikan, ICD ingin terus berkontribusi terhadap pengembangan keuangan syariah di Indonesia. Komitmen itu juga diwujudkan ICD melalui kerjasama dengan Mandala Finance untuk mendukung pelaku UMKM di Indonesia. (Ari Astriawan)
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More