Keuangan

Mandala Finance Raih Fasilitas Pendanaan USD50 Juta dari ICD

Jakarta – PT Mandala Finance (MFIN) menandatangani kesepakatan kerja sama pendanaan dengan institusi keuangan asal Arab Saudi, yakni The Islamic Corporation for The Development of The Private Sector (ICD). Penandatangan pendanaan hingga USD50 juta tersebut dilakukan di Jakarta, Jumat, 25 Maret 2022.

Pendanaan tersebut akan digunakan Mandala Finance untuk mendukung pembiayaan guna membantu pengembangan usaha kecil menengah (UKM), khususnya melalui produk-produk pembiayaan syariah yang dimiliki Mandala Finance.

Christel Lasmana, Direktur Bisnis Mandala Finance mengungkapkan, kerjasama pendanaan antara MFIN dengan ICD yang merupakan cabang sektor swasta dari Group Bank Pembangunan Islam (IsDB) sudah dilakukan sejak 2008. Ini merupakan kesepakatan yang keempatkalinya.

“Mandala Finance berkomitmen penuh untuk membantu pemberdayaan masyarakat, melalui pembiayaan bagi masyarakat, termasuk untuk mengembangkan unit bisnis syariah,” kata Christel kepada Infobank.

Sementara Ayman Sejiny, Chief Executive Officer (CEO) ICD yang hadir secara virtual menyampaikan, ICD ingin terus berkontribusi terhadap pengembangan keuangan syariah di Indonesia. Komitmen itu juga diwujudkan ICD melalui kerjasama dengan Mandala Finance untuk mendukung pelaku UMKM di Indonesia. (Ari Astriawan)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

4 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

5 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

5 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

6 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

7 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

7 hours ago