Keuangan

Mandala Finance Bukukan Laba Bersih Rp658,51 Miliar di 2022

Jakarta – Perusahaan pembiayaan PT Mandala Multifinance Tbk atau Mandala Finance melaporkan telah berhasil mencetak laba bersih senilai Rp658,51 miliar sepanjang 2022. Capaian ini tumbuh 35,71% dibanding tahun sebelumnya.

Perusahaan juga mencatat, pendapatan pada 2022 sebesar Rp 2,21 triliun. Angka tersebut tumbuh 24,54% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perolehan pendapatan tersebut berasal dari pembiayaan baru yang tercatat mencapai Rp5,19 triliun atau tumbuh 3,13% secara tahunan.

Managing Director Mandala Finance Christel Lasmana mengatakan, 2022 menjadi tahun yang penuh tantangan, namun pihaknya tetap berhasil tumbuh dan beradaptasi dengan cepat untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat. “Bagi kami, pencapaian ini menunjukkan kepercayaan konsumen dan investor terhadap Mandala,” kata Christel dikutip Rabu, 26 April 2023.  

Dia melanjutkan, capaian kinerja tersebut juga tak lepas strategi bisnis yang dijalankan Mandala Finance. Salah satu fokus dan strategi utama Mandala pada 2022 adalah pengimplementasian strategi O2O (offline to online) dalam mentransformasi pendekatan perusahaan dari offline ke hybrid (O2O).

Melalui strategi ini, Mandala membangun ekosistem pembiayaan yang terintegrasi antara agen, konsumen, karyawan, investor, dan mitra, yang dapat tumbuh bersama. Selain itu, dengan optimalisasi teknologi digital, Mandala juga dapat menjangkau berbagai masyarakat yang berada di seluruh Nusantara.

“Seiring dengan implementasi strategi O2O, kami juga terus fokus untuk memperkuat keunggulan aplikasi Mantis yang telah diluncurkan sejak 2021 untuk menawarkan solusi pembiayaan mulai dari pembiayaan multiguna, kendaraan bermotor baru dan bekas, modal usaha, dan lainnya yang mudah diakses,” ungkap Christel.

Dia mencatat, kini sudah lebih dari 155.000 pengguna yang menggunakan aplikasi Mantis, dan penyaluran pembiayaan melalui Mantis meningkat lebih dari 2x lipat dari tahun sebelumnya.

“Kami yakin ke depannya, Mantis akan semakin menjadi pilihan utama konsumen dalam mencari pembiayaan,” tutup Christel. (*).

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Universal Banking di Depan Mata, OJK Soroti Tantangan Kesiapan IT Industri Perbankan

Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More

23 mins ago

IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More

35 mins ago

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

10 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

10 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

10 hours ago