News Update

Manajemen BNI dan SP Sepakati PKB Baru

Jakarta – Manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama dengan Serikat Pekerja BNI menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2018.

Penandatanganan PKB 2018 ini merupakan bentuk keharmonisan Serikat Pekerja dan Manajemen BNI dalam bahu membahu mewujudkan visi bisnis perusahaan.

Dengan adanya PKB ini masing-masing pihak saling menjaga hak dan kewajibannya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan ketenangan kerja.

Hubungan yang saling mendukung itu diharapkan akan menciptakan hubungan industrial yang semakin baik sehingga dapat membuahkan kinerja yang meningkat demi memajukan BNI dan kesejahteraan pegawai.

Baca juga: Serikat Pekerja Perbankan Tuntut Kenaikan Upah 30% Dari UMP

“Penandatanganan PKB ini merupakan momentum yang sangat penting bagi manajemen BNI, Serikat Pekerja BNI, dan seluruh Insan BNI karena dengan adanya penandatanganan PKB ini diharapkan mampu mewadahi hak dan kewajiban dari pihak-pihak terkait dalam hal ini BNI dan pegawainya guna meraih masa depan yang lebih baik,” kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, di Jakarta, 6 Febuari 2018.

PKB 2018 merupakan PKB keenam yang telah disepakati antara Serikat Pekerja BNI dan Manajemen BNI. Sebelumnya, sejak berlakunya UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, telah ditandatangani PKB pada tahun 2004, 2006, 2008, 2011, dan tahun 2015.

Hal ini menunjukkan sikap saling terbuka dan saling mendukung antara Manajemen dan SP BNI dalam mewujudkan tujuan bisnis perusahaan bersama-sama pada era VUCA (Volatile, uncertainty, complexity, ambiguity) ini.

Achmad Baiquni menambahkan, tujuan dari pembaharuan PKB ini adalah agar dapat meningkatkan kesejahteraan segenap Pegawai BNI serta dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara segenap Insan BNI, Serikat Pekerja, dan Manajemen BNI.

“Kami berharap, semoga PKB yang telah disepakati bersama ini dapat mendorong semangat kerja, produktivitas, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan segenap pegawai BNI. Disamping itu, PKB yang telah disepakati dapat menjadi katalisator hubungan yang harmonis antara Manajemen BNI dan SP BNI. Tidak ada profesionalisme tanpa adanya kebersamaan karena kebersamaan merupakan kunci sukses untuk kita semua,” jelasnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

1 hour ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

6 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

7 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago