Ignasius Jonan. (Foto: M Zulfikar)
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019
DUNIA sedang menghadapi ancaman krisis energi akibat perang Israel-Amerika Serikat (AS) melawan Iran yang meletus sejak akhir Februari 2026. Dinamika energi dunia sangat rentan pengaruhnya dalam kehidupan ekonomi dunia. Krisis energi memicu inflasi tinggi, melumpuhkan industri, dan menurunkan daya beli. Dampak berikutnya bisa menimbulkan krisis pangan dan ketidakstabilan sosial.
Tak ada yang tahu kapan akan berakhir, sebesar apa kerusakan yang ditimbulkan, dan seperti apa dampaknya dalam jangka pendek maupun panjang. Oleh karena itu, para pemimpin harus memiliki persiapan yang baik untuk mengurangi dampak krisis. Menurut saya, setidaknya ada lima cara tradisional yang penting untuk diimplementasikan secara realistis.
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More
Poin Penting BBRI membagikan dividen Rp52,10 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,65 triliun, dengan… Read More
Poin Penting Kejagung mengungkap modus pengondisian tender yang menyebabkan harga minyak dan produk kilang dalam… Read More