News Update

MAMI Proyeksikan IHSG di Kisaran 6.600-6.800 Hingga Akhir Tahun

Jakarta — PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memprediksi Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dikisaran level 6.600 sampai 6.800 hingga akhir tahun 2018 mendatang.

Presiden Direktur MAMI Legowo Kusumonegoro mengungkapkan, banyak faktor yang mempengaruhi level-level IHSG masih bertengger dikisaran 6.000 dimana salahsatunya adalah faktor global.

“IHSG kita masih prediksi di 6.600 hingga 6.800 mungkin bentar lagi kita koreksi tapi masih sekitaran segitu hingga akhir tahun” kata Legowo di Sampoerna Strategic Jakarta, Kamis 24 Mei 2018

Legowo juga menilai, pemerintah dan regulator masih konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi dengan kebijakan yang mendorong pertumbuhan. Dirinya juga optimis, pertumbuhan ekonomi nasional masih dapat menyentuh angka 5,2% hingga 5,4%.

“Kita lihat juga baik Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih pro growth. Dan kita masih mengejar ekonomi masih bisa tumbuh 5,2% hingga 5,4 persen, karena inflasi masih dijaga rendah asumsinya rupiah stabil dan saham optimistik,” kata Legowo.

Baca juga: IHSG Masih Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Pihaknya juga terus mengamati fluktuasi dan ketidakpastian global guna mengantisipasi pelemahan nilai tukar rupiah ataupun kelak akan berdampak pada perekonomian nasional.

“Yang kita wanti-wanti melihat kondisi diluar negeri antara trade war dan hubungan Amerika dan Korea misalnya. Selain itu didalam negeri dua tahun ini ialah tahun politik walau tidak terlihat gejolak, namun investor biasanya wait and see,” jelas Legowo.

Sebagai informasi, pada perdagangan hingga hari Rabu kemarin (23/5), IHSG ditutup di level 5.792, atau naik 0,71 persen. Ini merupakan kenaikan indeks selama dua hari berturut-turut setelah ditutup melemah pada awal pekan.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

12 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

43 mins ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

43 mins ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

46 mins ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

1 hour ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

1 hour ago