News Update

Malacca Insurance Resmi Melantai di Bursa

Jakarta – PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (Malacca Insurance) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi emiten ke 26 di tahun 2017 ini atau emiten 560 yang melantai pasar modal Indonesia.

Komisaris perseroan, Ilham Akbar Habibie mengatakan bahwa proses ini telah jadi momentum penting bagi perjalanan perseroan guna mendorong pertumbuhan perusahaan melakukan IPO di BEI.

“Selama masa penawaran umum kemarin saham perseroan mengalami oversubscribed sebanyak 2,1 kali,” kata Ilham di Gedung BEI Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.

Perseroan melepas sebanyak 310.000.000 saham biasa atau setara dengan 20,32 persen atas nama dari mmodal yang ditempatkan dan disetor dengan harga Rp100 per saham. Dengan begitu perseroan memperoleh dana sebesar Rp31 miliar.

Seluruh dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini nantinya oleh perusahaan akan digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat struktur permodalan, sehingga akan meningkatkan kemampuan dalam menanggung risiko sendiri yang lebih besar dan meningkatkan rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) dalam rangka mengantisipasi pertumbuhan bisnis asuransi.

Dalam proses IPO ini, perusahaan menggandeng Panin Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

2 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

3 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

3 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

4 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

4 hours ago