Ilustrasi: Harga saham BREN terus menanjak hingga 704 persen/istimewa
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali berhasil ditutup pada zona hijau pada level 7011,68 atau menguat 0,45 persen dari dibuka pada level 6980,32 pada pembukaan perdagangan hari ini (20/9).
Berdasarkan statistik RTI Business, dalam IHSG hari ini tercatat sebanyak 249 saham terkoreksi, 288 saham menguat, dan 220 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 23,07 miliar saham diperdagangkan dengan 1,23 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp14,03 triliun.
Baca juga: Permudah Investor Analisa IPO, BEI Luncurkan IDX New Listing Information
Kemudian, seluruh indeks kompak mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,54 persen menjadi 502,26, LQ45 menguat 0,56 persen menjadi 970,43, JII menguat 0,42 persen menjadi 574,18, dan SRI-KEHATI menguat 0,67 persen menjadi 442,96.
Lalu, hanya sebagian kecil sektor yang mengalami pelemahan, yaitu sektor bahan baku melemah 0,32 persen, sektor kesehatan melemah 0,29 persen, sektor infrastruktur melemah 0,17 persen, sektor properti melemah 0,09 persen, dan sektor energi melemah 0,04 persen.
Sementara itu, sektor lainnya mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor siklikal menguat 1,22 persen, sektor keuangan menguat 1,05 persen, sektor transportasi menguat 0,96 persen, sektor non-siklikal menguat 0,56 persen, sektor teknologi menguat 0,52 persen, dan sektor industrial menguat 0,28 persen.
Baca juga: MAMI Sebut Pasar Saham Masih Atraktif, Ini Buktinya
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE), dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA). Sedangkan saham top losers adalah PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), dan PT Kota Satu Properti Tbk (SATU).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More