Kamera pengintai Israel/istimewa
Jakarta – Kelompok militan Lebanon Hizbullah menyatakan telah berhasil menghancurkan kamera pengintai di beberapa pos militer Israel yang ada di sepanjang perbatasan jalur Gaza.
Divisi media Hizbullah pada Senin (16/10) merilis sebuah video yang memperlihatkan para penembak melesatkan tembakan peluru dan menghancurkan kamera pengintai Israel.
Kamera pengintai Israel sendiri terpasang di lima titik di sepanjang area perbatasan Lebanon-Israel, termasuk di satu di luar Kota Metula yang terletak di Israel.
Baca juga: Israel Target Serang Terowongan Bawah Tanah Hamas
Sebagaimana diketahui, Israel dan Hizbullah saling bermusuhan dan sempat berperang selama sebulan penuh pada musim panas 2006.
Israel menganggap kelompok militan tersebut sebagai ancaman serius karena beranggapan bahwa Hizbullah memiliki sekitar 150.000 roket dan misil yang disiapkan untuk menyerang Israel.
Anggota Dewan Hizbullah Hassan Fadlallah mengatakan, kelompoknya telah siap akan segala kemungkinan perang yang terjadi melawan Israel. Pihaknya pu telah menyiapkan berbagai langkah strategi meski enggan menjelaskan lebih lanjut.
“Kami tidak ingin mengungkap langkah yang akan kami ambil selanjutnya. Sebab ini berkaitan dengan apa yang terjadi di Gaza,” jelasnya.
Sementara, Menteri Luar Negeri Prancis Catherinne Colonna menyampaikan pada Senin lalu bahwa situasi yang memanas di perbatasan Lebanon-Israel sangat mengkhawatirkan dan berbahaya.
Baca juga: Perang Israel vs Hamas Makin Panas, Korban Tewas Tembus 3.500 Jiwa
Pihaknya meminta kedua pihak untuk menahan diri, menyusul pertemuannya dengan Perdana Menteri Najib Mikati, Ketua DPR Lebanon Nabih Berri, dan kepala militer Lebanon Jenderal Joseph Aoun.
“Kami di sini untuk menegaskan hubungan dan dukungan kami terhadap Lebanon dan mengatakan bahwa tidak ada pihak atau kelompok yang boleh bergabung ke dalam perang atau ke dalam apa yang sedang terjadi di Gaza,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More