Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (16/2) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 7.345,70 atau menguat 0,58 persen dari level 7.303,28.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 263 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 21 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp445 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 97 saham terkoreksi, sebanyak 165 saham menguat dan sebanyak 228 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bakal Menguat Terbatas, Ini Faktor Pendorongnya
Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman melihat bahwa IHSG secara teknikal hari ini berpotensi untuk break resistance kuat di level 7.310.
“Hari ini IHSG berpotensi mencoba break resistance kuat di 7.310 dan melanjutkan pola uptrend-nya, dengan level resistance 7.310-7.350 dan level support 7.200-7.250,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 16 Februari 2024.
Sebelumnya, indeks-indeks Wall Street menguat pada Kamis (15/2), bahkan S&P 500 menembus rekor tertinggi baru all time high (ATH), di mana S&P 500 bertambah 0,58 persen, sedangkan Nasdaq Composite meningkat 0,30 persen, lalu Dow Jones menguat 0,91 persen.
Di sisi lain, para investor pada minggu ini melakukan penilaian terhadap kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS), namun sejumlah indikator memberikan sinyal yang bervariasi. Data terbaru pada Kamis menunjukkan penurunan penjualan ritel sebesar 0,8 persen pada Januari yang artinya angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan ekonom yang mengharapkan penurunan sebesar 0,3 persen.
Baca juga: Prabowo-Gibran Unggul Quick Count, Sejumlah Saham Pendukungnya Kompak Melompat
Sementara, bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan kemarin, menyusul penguatan di antara indeks-indeks AS semalam, dengan Indeks S&P/ASX 200, Topix dan Nikkei 225 masing-masing menguat 0,77 persen, 0,28 persen, dan 1,21 persen.
Adapun di Asia, pasar China tetap tutup karena libur Tahun Baru Imlek. Hang Seng Index di Hong Kong ditutup menguat 0,41 persen dan dari domestik, IHSG juga ditutup naik 1,30 persen ke posisi 7.303,28 mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia dan global. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih untuk melakukan langkah strategis dalam… Read More
Jakarta - Tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) diyakini akan mengubah perdagangan global… Read More
Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More
Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif… Read More
Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More
Jakarta – Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal hingga 54 persen terhadap lebih dari 60 negara mitra… Read More