Membengkak Rp549 Triliun, Utang Pemerintah Capai Rp 4.416,37 Triliun
Jakarta– Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, utang Pemerintah hingga 31 Agustus 2018 terus meningkat hingga mencapai Rp4.363,19 triliun. Angka utang tersebut terlihat meningkat 2,59 persen atau naik Rp110,19 triliun bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
“Posisi utang per akhir Agustus 2018 pada angka Rp4.363,19 triliun atau 30,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB),” kata Dirjen Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman di Jakarta, Jumat 21 September 2018.
Walau begitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, bahwa angka utang pemerintah tersebut masih dalam batas aman. Sebab menurutnya utang Rp4.363,19 triliun masih dibawah batas 60 persen terhadap PDB.
“Persentase tersebut masih jauh di bawah batas 60 persen terhadap PDB sebagaimana ketentuan Undang-Undang Keuangan Negara,” tambah Sri Mulyani.
Bila dirincikan lebih dalam, angka total utang paling besar berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) yang totalnya mencapai Rp3.541,89 triliun. Sedangkan utang pemerintah dalam bentuk pinjaman terdiri dari pinjaman luar negeri sebesar Rp815,05 triliun dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp6,25 triliun. (*)
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More