Internasional

Majalah National Geographic Pecat Belasan Penulis

Jakarta – Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantui industri media besar dunia. Terbaru, majalah populer National Geographic kembali memecat sebanyak 19 pekerjanya pada putaran terakhir sebagai bentuk penghematan anggaran perusahaan.

Melansir CNN, Senin (3/7), para pekerja yang terkena dampak PHK berasal dari bagian 7 editorial, termasuk semua penulis, staf publikasi, staf podcastnya, dan beberapa editor. Bahkan, salah satu karyawan yang dipecat sudah mengabdikan bekerja selama hampir 40 tahun.

Diketahui, perusahaan yang sudah berdiri lebih dari 100 tahun itu, telah mengumumkan PHK kepada seluruh karyawan sejak April 2023 lalu. Dalam informasinya, pemecatan dilakukan dalam dua bulan ke depan. Artinya, rencana tersebut terealisasi pada pekan ini.

“Perubahan karyawan tidak akan mengubah kemampuan perusahaan untuk melakukan pekerjaan ini. Akan tetapi memberi kami lebih banyak fleksibilitas untuk menceritakan kisah yang berbeda dan bertemu audiens di mana mereka berada di banyak platform kami,” kata juru bicara perusahaan.

Baca juga: Hemat Anggaran, ESPN Pecat Puluhan Komentator Olahraga

Menurutnya, posisi pekerja yang terkena PHK akan digantikan oleh para penulis lepas kecuali konten digital tertentu yang akan ditulis oleh editor internal.

Meski memecat belasan karyawan, National Geographic yang memiliki lebih dari 1,7 juta pelanggan pada akhir tahun 2022 tersebut masih tetap melakukan penerbitan majalah. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

5 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

5 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

5 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

6 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

7 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

7 hours ago