Ekonomi dan Bisnis

Mahasiswa Penerima Beasiswa Bakti BCA Sukses jadi Penggerak UMKM Lokal di Bogor

Poin Penting

  • BCA melalui Beasiswa Bakti BCA mendukung mahasiswa S1 dengan pelatihan, mentoring, dan jejaring untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan kerja.
  • Muhammad Abdurrahman Azzam, mahasiswa IPB dan Bakti Champions Ambassador 2025, menjadi salah satu dari 700 penerima beasiswa tahun 2025.
  • Azzam menerapkan ilmu dari program untuk mendampingi UMKM kuliner di Bogor, mulai dari manajemen organisasi hingga strategi pemasaran digital.

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa/i program S1 di perguran tinggi melalui program Beasiswa Bakti BCA guna meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

EVP Corporate Communications & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan program Beasiswa Bakti BCA ini hadir sebagai usaha menguatkan kapasitas mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Program ini, dikemas untuk membina Bakti Champions melalui pelatihan soft skills, mentoring, dan jejaring alumni untuk mempersiapkan karier di masa depan.

“Komitmen BCA melalui program ini untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi pendidikan dan mencetak talenta muda yang berkualitas sebagai pemegang tonggak masa depan bangsa,” kata Hera dalam keterangannya, Kamis, 12 Februari 2026.

Baca juga: BCA Tetap Tambah Kantor Cabang saat Bank Lain Pangkas Jaringan, Ini Alasannya

Salah satu penerima Beasiswa Bakti BCA adalah Muhammad Abdurrahman Azzam, mahasiswa IPB University. Ia mengaku tak menyangka masa kuliahnya dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat. Azzam merasa bangga bisa turut menggerakkan ekonomi lokal.

Mahasiswa asal Depok tersebut merupakan penerima beasiswa sekaligus Bakti Champions Ambassador 2025. Bakti Champions adalah sebutan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Bakti BCA. Melalui program ini, Azzam terlibat dalam pengembangan salah satu UMKM di Bogor.

“Sebagai salah seorang dari Bakti Champions, saya mendapatkan banyak kesempatan untuk mengikuti program pengembangan diri serta pengalaman bersosialisasi,” kata Azzam ketika bercerita pada program siniar di mini studio BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (5/2).

“Lewat program ini, saya juga banyak berjejaring dengan teman-teman dari universitas yang tersebar dari Sumatra sampai Papua,” sambungnya.

Azzam merupakan satu dari 700 penerima Beasiswa Bakti BCA 2025. Baginya, beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan finansial berupa uang saku dan dana pendidikan, tetapi juga membekali keterampilan untuk berkarier setelah lulus.

Baca juga: BCA Pastikan Rating Moody’s Tak Berdampak ke Kinerja Kredit

Mahasiswa semester lima Program Studi Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM), Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) tersebut mengaku memperoleh pelatihan kepemimpinan dan karakter melalui Transformational Workshop, pengenalan dunia profesional lewat Company Visit, serta materi e-learning seperti manajemen keuangan dan project management untuk program kontribusi sosial.

Dampingi UMKM Kuliner di Bogor

Ilmu yang diperoleh dari program tersebut diterapkan Azzam dalam mendampingi UMKM kuliner di Bogor. Ia membantu pelaku usaha dalam manajemen organisasi, desain grafis, hingga pembuatan konten media sosial dengan memanfaatkan materi yang didapat sebagai Bakti Champions.

“Selama mengikuti program Bakti BCA, saya bersama para Bakti Champions lain mendapatkan tools di bidang marketing dan manajemen organisasi lewat pelatihan dan webinar yang menarik dengan pembicara-pembicara yang kompeten,” katanya.

“Dalam menjalankan program mendampingi salah satu UMKM di Bogor, saya menggunakan tools tersebut agar programnya bisa berkelanjutan,” imbuhnya. (*)

“Sampai saat ini, tools yang kami berikan masih terpakai. Terbukti, bukan hanya Bakti Champions yang mendapatkan manfaat, melainkan juga masyarakat yang berkolaborasi dengan Bakti Champions,” pungkas Azzam. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

J Trust Bank Rangkul Industri Kuliner demi Perkuat Ekosistem Bisnis, Ini Strateginya

Poin Penting J Trust Bank masuk industri kuliner lewat ajang Gourmet Choice 2026 sebagai bagian… Read More

11 mins ago

Saham TUGU Melesat sejak Awal Tahun, Ini Deretan Katalisnya!

Poin Penting Saham TUGU naik 15% sejak awal 2026 ke level Rp1.340, outperform dibandingkan IHSG… Read More

1 hour ago

Transformasi CX Jadi Kunci Daya Saing di Sektor Energi, Dari Layanan ke Pengalaman Pelanggan

Perubahan ekspektasi pelanggan dalam industri Energy & Public Utilities kini semakin nyata, di mana masyarakat… Read More

2 hours ago

Resmikan ISRF, IAI Dorong Penguatan Ekosistem Pelaporan Keuangan dan Keberlanjutan

Poin Penting IAI luncurkan ISRF untuk memperkuat pelaporan keberlanjutan yang terintegrasi dan kredibel Dorong standar… Read More

2 hours ago

Soal Pembayaran Utang Whoosh Pakai APBN, Menkeu Purbaya: Masih Fifty-Fifty

Poin Penting Menkeu Purbaya menyebut peluang pembayaran utang KCIC Whoosh menggunakan APBN masih 50:50 dan… Read More

4 hours ago

KEK Industropolis Batang Pikat Investor Global di China Conference Southeast Asia 2026

Poin Penting KEK Industropolis Batang tampil di China Conference Southeast Asia 2026 dan menjadi sorotan… Read More

4 hours ago