Jakarta – PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) resmi mencatatkan sahamnya di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada debut perdananya, saham perseroan langsung melejit 685 poin ke angka 2.070 atau menembus batas auto rejection atas.
Hal itu membuat harga saham perseroan berhasil mencapai titik tertingginya pada hati ini.
Saham perseroan sendiri hingga saat ini ditransaksikan dengan nikai Rp313,8 juta dengan volume transaksi sebanyak 1.516 lot.
Sebelumnya, M Cash Integrasi melepas 216,98 juta saham atau setara 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat IPO. Kala itu sahma perseroan ditawarkan pada harga Rp1.385 saham.
Direktur Utama PT Kresna Sekuritas, Octavianus Budiyanto selaku penjamin pelaksana emisi mengatakan, selama masa penawaran, saham MCAS mengalami kelebihan permintaan sebanyak 10,69 kali. Pooling untuk investor ritel mengalami oversubscribed sebesar 69,5 kali.
“Alokasinya, investor lokal mendapatkan jatah 62,3% dan investor asing sebanyak 37,7%. Kebanyakan peminat saham ini adalah investor institusi,” katanya di Jakarta, Rabu, 1 November 2017.
Lebih lanjut dirinya mengatakan IPO ini sangat dinantikan oleh investor retail yang ingin bergabung dengan investor institusi lokal maupun asing dari Hong Kong, Australia, US, dan Singapura, dengan anchor investor di antaranya PAG Asia Capital dan Maybank Asset Management.
Sementara itu, Managing Director M Cash Integrasi, Jahja Suryandy menambahkan sebanyak 60% dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini, akan digunakan untuk modal kerja. Kemudian sekitar 30% akan dialokasikan untuk pembelian mesin dan pengembangan perangkat lunak serta pengembangan infrastruktur IT.
“10% tersisa bakal digunakan untuk pengembangab kompetensi termasuk didalamnya Sumber Daya Manusia (SDM),” tutupnya. (*)
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More