Jakarta – Pemerintah pada hari ini, Senin, (24/01) membuka masa penawaran Surat Berharga Negara, ORI021. Dalam pendistribusiannya, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan 28 mitra dan ingin terus mempermudah proses pembelian SBN bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Sekarang masyarakat bisa berinvestasi semudah beli pulsa. Kita sudah punya platform e-SBN.ORI021 adalah SBN Retail pertama yang kami luncurkan di 2022. Harapannya dengan semangat baru, masyarakat tertarik untuk berinvestasi di ORI021,” jelas Deni Ridwan, Direktur Surat Utang Negara pada pidatonya secara virtual.
Adapun ORI021 kali ini menawarkan kesempatan berinvestasi dengan kupon tetap (fix rate) 4,90% per bulannya. Masa penawaran dibuka mulai 24 Januari hingga 17 Februari 2021. Masyarakat bisa memesan SBN dengan minimal pemesanan sebesar Rp1 juta dan maksimal Rp2 miliar.
Proses pemesanan pembelian ORI021 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu (i) registrasi/pendaftaran, (ii) pemesanan, (iii) pembayaran dan (iv) setelmen/konfimasi. Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.
Adapun berikut adalah daftar 28 Mitra Distribusi yang telah resmi ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung ORI021 melalui sistem elektronik (layanan online), yaitu:
Bank Umum
Bank BCA, BNI, CIMB Niaga, OCBC NISP, Commonwealth, Panin, Danamon Indonesia, Bank Permata, DBS Indonesia, BTN, HSBC Indonesia, UOB Indonesia, Mandiri, BRI, Maybank, Victoria International, Mega, Standard Chartered Bank
Perusahaan Sekuritas
BRI Danareksa Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas
Fintech
Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
– Bareksa, Bibit, FUNDtastic+, Tanamduit
Peer-to-Peer Lending
– Investree, KoinWorks, Modalku
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More