News Update

Luncurkan Kartu Debit Berlogo GPN, Bukopin Targetkan 114.000 Kartu di 2018

Jakarta – PT Bank Bukopin Tbk menargetkan 114.000 kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang sudah dilengkapi teknologi chip yang akan disalurkan pada 2018, dalam rangka mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam mewujudkan efisiensi dalam sistem pembayaran.

Direktur Bank Bukopin, Rivan A Purwantono menjelaskan, pihaknya tahun ini menargetkan 114.000 kartu debit berlogo GPN dan berharap di tahun 2019 bisa mencapai 50% dari total 1,4 juta nasabah Bukopin.

“Sebenarnya 114.000 ini yang gampang disentuh, seperti nasabah prioritas, tabungan bisnis. Yang reguler itu banyak sekali, tapi harapan kita tahun 2019, 50 persen harusnya insha Allah”, ujar Rivan pada acara launching kartu debit berlogo GPN di Ayana Mid Plaza, Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018.

GPN bertujuan menghapus sekat yang selama ini diciptakan melalui peraturan dari masing-masing bank, dimana untuk mengakses kebutuhan perbankan maupun transaksi hanya bisa dilakukan pada bank yang sama. Melalui GPN, pemilik kartu debit bank tertentu bisa berinteraksi melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau perangkat electronic data capture (EDC).

Baca juga: Mustafa Abubakar Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bukopin 

“Bank Bukopin sendiri menerbitkan tiga jenis kartu GPN, yaitu Reguler, Bisnis, dan Prioritas. Untuk memperoleh kartu debit berlogo nasional, dapat melakukan penggantian kartu debit lama dengan kartu debit GPN Bukopin, atau dengan membuka rekening baru untuk mendapatkan kartu debit GPN Bukopin di kantor cabang Bukopin”, tambah Rivan.

Rivan menambahkan, penerbitan kartu yang proses transaksinya dilakukan di dalam negeri ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya transaksi antar bank. Selain itu, kartu debit GPN Bukopin juga sudah menggunakan teknologi chip sehingga anti skimming, dan pin online 6 digit sebagai keamanan.(Bagus)

Risca Vilana

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago