Jakarta – Merujuk laporan otoritas keuangan pada 2017, penetrasi lembaga dana pensiun masih sangat rendah yakni kurang dari enam persen dari jumlah karyawan di Indonesia. Melihat potensi dan peluang tersebut, WanaArtha Life meluncurkan WanaArtha Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Direktur WanaArtha Life, Yanes Y Matulatuwa menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya mempersiapkan hari tua melalui WanaArtha Life.
“Kami terus berusaha mewujudkan terciptanya kesejahteraan bagi karyawan yang telah bekerja untuk perusahaan hingga memasuki masa pensiunnya,” ujarnya usai peluncuran WanaArtha Life di Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.
Yanes menambahkan, ada tiga manfaat utama dengan mengikuti program WanaArta DPLK yakni mempersiapkan masa pensiun bagi karyawan dengan nyaman, memastikan kesinambungan penghasilan saat karyawan pensiun, dan menjadi salah satu program perusahaan dalam mensejahterakan karyawannya.
“Saat ini kita baru launching, dan belum bisa berbicara target angka. Yang kita fokuskan adalah open market dulu. Tahun depan baru kita akan paparkan gambaran,” tutup Yanes. (*) Bagus Kasanjanu.
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More