BI: Dua Faktor Global Buat Rupiah Menguat Awal Tahun
Jakarta — PT Marga Lingkar Jakarta (Marga Lingkar Jakarta), yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga), resmi meluncurkan instrumen project bond dengan nama Obligasi I Marga Lingkar Jakarta Tahun 2017 sebanyak-banyaknya Rp1,5 triliun.
Direktur Utama Marga Lingkar Jakarta Edwin Cahyadi mengungkapkan, penerbitan project bond untuk pertama kalinya ini guna memenuhi pendanaan beberapa ruas tol serta untuk pembayaran utang (refinancing) kepada Bank Mandiri dan Bank DKI saat investasi JORR W2 Utara .
“Penggunaan obligasi sebanyak 90 persen untuk pelunasan JORR W2 utara, pelunasan kredit. Lalu 8 persen sebagai penyisihan dana cadangan” ungkap Edwin di Jakarta, Jumat, 13 Oktober 2017.
Agus menjelaskan, pada Obligasi I Marga Lingkar Jakarta Tahun 2017 terbagi dalam 5 seri. Pada Obligasi Seri A berjangka tiga tahun dengan kupon bunga 7-7,75 persen.
Pada seri B tenor lima tahun dengan kupon 7,25-8 persen. Sedangkan pada seri C tenor tujuh tahun ditawarkan 7,5-8,35 persen. Pada seri D berjangka waktu 10 tahun ditawarkan 7,75-8,75 persen. Serta pada seri E bertenor 12 tahun dengan kupon 8-9 persen.
Sementara, hasil pemeringkatan yang telah diperoleh oleh obligasi ini adalah IdAAAsf (triple A structured finance ) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Agus menambahkan bahwa Obligasi I Marga Lintas Jakarta 2017 akan ditawarkan pada 2-3 November 2017 mendatang. Sementara pencatatan obligasi tersebut di Bursa Efek Indonesia pada 9 November 2017. (*)
Editor: Paulus Yoga
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih untuk melakukan langkah strategis dalam… Read More
Jakarta - Tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) diyakini akan mengubah perdagangan global… Read More
Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More
Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif… Read More
Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More
Jakarta – Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal hingga 54 persen terhadap lebih dari 60 negara mitra… Read More