Perbankan

Lunasi Obligasi, Maybank Indonesia Siapkan Dana Rp819,25 Miliar

Jakarta – PT Maybank Indonesia Tbk (BNII) menyatakan secara resmi bahwa akan melakukan pelunasan obligasi yang akan jatuh tempo pada Juni 2023 mendatang, dengan menyiapkan dana sebesar Rp819,25 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pembayaran obligasi yang dimaksud adalah Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2016 atau Obligasi Subordinasi.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa Perseroan telah menyediakan dana untuk melunasi pokok dan bunga Obligasi Subordinasi tersebut kepada pemegang Obligasi Subordinasi,” tulis manajemen dalam keterangan resmi dikutip, 16 Mei 2023.

Manajemen merinci, dana pelunasan pokok dan bunga obligasi subordinasi terdiri dari, pokok obligasi subordinasi sebesar Rp800 miliar dan bunga obligasi subordinasi ke-28 atau gross sebesar Rp19,25 miliar.

Adapun, manajemen juga menjelaskan bahwa pelunasan obligasi subordinasi tersebut akan dilakukan dan didistribusikan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai agen pembayaran.

Pelunasan obligasi subordinasi tersebut bukan yang pertama kali dilakukan oleh Perusahaan, sebelumnya Maybank Indonesia telah melakukan pelunasan terhadap Obligasi Berkelanjutan II Tahun 2016 untuk pokok dan bunga obligasi yang masing-masing sebesar Rp645,50 miliar dan Rp11,53 miliar.

Selain itu, di sepanjang tahun 2022 Maybank Indonesia telah memperoleh laba bersih sebesar Rp1,47 triliun, di mana pemegang saham pun menyetujui pembagian dividen sebanyak 40% dari total laba bersih tersebut dengan nilai Rp7,72061 per saham. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

24 seconds ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

37 mins ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

53 mins ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

1 hour ago

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

1 hour ago

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

2 hours ago