Jalur LRT Jabodebek yang dinilai salah desain oleh Wamen BUMN/istimewa.
Jakarta – Light Rail Transit (LRT) Jabodebek akan melakukan uji coba dengan penumpang yang akan dilaksanakan mulai tanggal 12 Juli hingga 15 Agustus 2023 mendatang dan akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 18 Agustus 2023.
Dengan hadirnya LRT Jabodebek, tentunya memberikan pilihan baru atas moda transportasi umum bagi masyarakat di luar Jakarta selain dari Kereta Rel Listrik (KRL) ataupun Transjakarta dan juga hal tersebut nantinya dapat memberikan efektivitas bagi ekonomi sekitarnya.
Meskipun LRT Jabodebek saat ini belum beroperasi secara resmi, tentunya efektivitas untuk ekonomi masyarakat sekitar juga akan dirasakan bertahap sejalan dengan waktu operasional resmi yang telah ditentukan.
Baca juga: Kemenhub Intensif Lakukan Pengujian LRT Jabodebek
Namun, adanya efektivitas bagi dampak ekonomi masyarakat sekitar, dapat dilihat dari dimulainya operasional LRT Jakarta sebelumnya pada 1 Desember 2019 yang mencatatkan peningkatan pendapatan sewa menyewa menjadi Rp1,96 miliar dari Rp1,43 miliar atau tumbuh 37,44% di sepanjang tahun 2022, dikutip dari laporan keuangan LRT Jakarta.
Tidak hanya itu, LRT Jakarta juga telah merealisasikan biaya program tanggung jawab sosial bidang pengembangan sosial dan kemasyarakatan sebesar Rp296,5 miliar untuk program TJSL Social Enviromental Responsibility di tahun 2022.
Sehingga, berkaca dari hal tersebut, LRT Jabodebek pun diharapkan dapat memberikan efektivitas bagi ekonomi masyarakat yang lebih baik lagi, karena memiliki rute yang lebih luas, dimana menghubungkan Jakarta dengan kota lain di sekitarnya.
Baca juga: KAI Logistik Dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Adapun, LRT Jabodebek nantinya akan memiliki empat rute yang menghubungkan wilayah Bogor, Depok dan Bekasi dengan Jakarta, dimana rute tersebut adalah Dukuh Atas-Harjamukti, Dukuh Atas-Jatimulya, Harjamukti-Dukuh Atas, dan Jatimulya-Dukuh Atas.
Sedangkan untuk tarif kereta ringan atau LRT Jabodebek ini ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk kilometer (km) pertama atau jarak terdekat, dan selanjutnya Rp700 per km. Moda transportasi terbaru itu akan dikenalkan masyarakat pada Rabu, 12 Juli 2023, dengan tarif Rp1. Bulan berikutnya, tepatnya pada Jumat, 18 Agustus 2023, LRT Jabodebek beroperasi secara komersial. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More