News Update

LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan Bank

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat bunga penjaminan pada periode 16 Januari 2018 hingga 14 Mei 2018. Hal ini mengacu pada kondisi perekonomian nasional serta kondisi perbankan maupun tingkat likuiditas.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah menjelaskan, adapun untuk tingkat bunga penjaminan yang berlaku untuk simpanan rupiah di bank umum adalah 5,75% dan untuk simpanan valas adalah 0,75%. Dan untuk bank perkreditan rakyat dengan rupiah sebesar 8,25%.

Halim menyebut, terdapat beberapa faktor yang membuat pihaknya mempertahankan tingkat bunga penjaminan.

“Salah satu faktornya ialah komponen Suku Bunga Pasar (SBP) untuk rupiah menunjukkan pergerakan yang stabil pada level 5,21%. Namun untuk SBP valas menunjukkan sedikit kenaikan 2 bps menjadi 0,57%,” ungkap Halim pada acara jumpa pers LPS di Jakarta, Jumat 12 Januari 2018.

Halim menjelaskan, untuk loan to deposit ratio (LDR) bank umum masih mengalami sedikit kenaikan dari Oktober 2017 sebesar 89,1% menjadi 89,35% pada November 2017.

Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah, LPS juga terus mengimbau agar perbankan lebih memperhatikan tingkat bunga penjaminan simpanan.

“Dalam menjalankan usahanya, bank hendaknya memperhatikan kondisi likuiditas ke depan,” tukas Halim. (*)

Suheriadi

Recent Posts

HSBC dan ANA Kembali Gelar Travel Fair 2026, Simak Promo Penawarannya!

Poin Penting HSBC ANA Travel Fair 2026 digelar 22–25 Januari, menawarkan tiket murah dan promo… Read More

3 hours ago

LPS Klaim Suku Bunga Simpanan Bank dalam Tren Menurun

Poin Penting Suku bunga simpanan bank turun, SBP rupiah menjadi 3,14% dan SBP valas 2,79%… Read More

3 hours ago

Kemenkeu Gelontorkan Rp3.842,7 Triliun untuk Belanja 2026, Utamakan Sektor Ini

Poin Penting Belanja APBN 2026 Rp3.842,7 triliun, difokuskan ke sektor prioritas seperti pangan, energi, MBG,… Read More

4 hours ago

Kemenkeu PD Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen Lebih di 2025 dan 2026, Ini Sebabnya

Poin Penting Kemenkeu optimistis ekonomi RI tumbuh di atas 5% pada 2025-2026, dengan proyeksi APBN… Read More

4 hours ago

Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, CFO Jalankan Peran Strategis sebagai Navigator Perusahaan

Poin Penting Peran CFO semakin strategis sebagai navigator perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, risiko global,… Read More

4 hours ago

APBN 2025 Defisit 2,92 Persen, Wamenkeu Bilang Begini

Poin Penting APBN 2025 mencatat defisit 2,92 persen PDB, tetap dijaga di bawah batas 3… Read More

5 hours ago