News Update

LPS: Rencana PPh 35% Bagi Orang Kaya Bakal Gerus DPK Perbankan

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menilai, rencana Pemerintah untuk menaikan tarif pajak penghasilan (PPh) menjadi 35% untuk penghasilan di atas Rp5 miliar akan berpengarug terhadap penurunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan dalam jangka pendek.

Meski demikian, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan tersebut justru akan berdampak positif terhadap kebijakan fiskal kedepan dan mendorong pergerakan ekonomi khususnya bagi belanja negara.

“Jadi in the sort time, pelan-pelan akan pengaruh DPK di atas Rp5 miliar, tapi setelah itu akan balik lagi, mungkin baliknya lebih cepat pertmbuhannya dari sebelumnya, karena uangnya lebih banyak dari sebelumnya karena ekonominya muter,” kata Purbaya dalam video conference, Jumat 28 Mei 2021.

Purbaya menambahkan, pertumbuhan DPK pada Maret 2021 kini masih berada di level yang tinggi yaitu 9,50% yoy. Sementara itu, berdasarkan data bulan April 2021, tingkat penjaminan LPS terpantau stabil berada di level yang memadai. Jumlah rekening yang dijamin LPS adalah sebesar 99,92% dari total rekening atau setara dengan 363.074.944 rekening.

Menurutnya, ketahanan perbankan tetap terjaga, tercermin dari pergerakan Indeks Stabilitas Perbankan (BSI) yang berada dalam kategori “Normal”.

“BSI pada posisi tanggal 20 Mei 2021 berada pada level 99,34 sejalan dengan tekanan pada sub index market pressure yang cenderung meningkat, serta peningkatan pada sub index interbank pressure dan credit pressure,” kata Purbaya.

Sebagai informasi saja, LPS memandang kinerja pertumbuhan kredit bank umum masih cenderung masih terkontraksi. Tercatat pada Maret 2021 kredit turun 3,77% yoy.Kondisi ini selanjutnya berdampak pada indikator Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan cenderung tetap rendah di level 80,78%. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Libur Lebaran 2026: Ini Jadwal Operasional Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI

Poin Penting Jadwal libur bank saat Lebaran 2026 berlangsung bersamaan dengan rangkaian libur Nyepi dan… Read More

4 mins ago

Pemerintah Efisiensi Anggaran K/L, MBG dan KDMP Tetap Jalan Meski Risiko Perang AS-Iran

Poin Penting Program prioritas MBG dan KDMP tetap berjalan tanpa pemangkasan anggaran. Efisiensi dialihkan ke… Read More

11 mins ago

Libur Bursa 2026: BEI Tutup Perdagangan 18-24 Maret saat Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BEI menetapkan libur bursa selama lima hari kerja pada 18–24 Maret 2026 terkait… Read More

20 mins ago

Investor Kripto Harus Simak, Ini 5 Strategi Wajib Hadapi Bear Market

Poin Penting Investor berpengalaman melihat penurunan harga aset kripto sebagai kesempatan membeli aset undervalued, terutama… Read More

25 mins ago

Pengaruh Perang Iran terhadap Politik Pemilihan Legislatif Sela AS

Oleh Mahendra Siregar, Pengamat Geopolitik SEPANJANG sejarah 100 tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) tidak pernah… Read More

32 mins ago

Bank Raya Paparkan Kinerja 2025, Transformasi Bank Digital Kian Menguat

Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More

1 hour ago