News Update

LPS: Perbankan Masih Kuat Meski Hadapi Tantangan Berat Ekonomi

Jakarta – Dampak pandemi Covid-19 terus menciptakan ketidakpastian pada perekonomian global dan nasional. Sektor industri jasa keuangan juga mulai terdampak oleh dampak Covid-19. Didik Madiyono, Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjelaskan terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh industri jasa keuangan di masa pandemi.

“Ada 3 tantangan yang dihadapi lembaga keuangan pada masa pandemi. Pertama, rentannya kualitas kredit. Kedua, kecukupan likuiditas perbankan dan ketiga, adanya peningkatan NPL,” ujar Didik dalam webminar Infobank bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama Ikatan Alumni Asean Insititute of Management indonesia (IAAIMI) di Jakarta, Selasa 23 Juni 2020.

Didik menyebut, ketiga tantangan ini perlu diawasi agar tak menyebabkan gangguan pada tatanan perekonomian nasional. Meskipun begitu, Ia optimis sektor perbankan masih kuat dalam menghadapi dampak Covid-19. Menurutnya, LPS terus berupaya menjaga kepercayaan nasabah bersama dengan lembaga lain seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

“Perbankan secara relatif masih kuat menghadapi dampak Covid-19, namun tak berarti kebal akan dampaknya. OJK, BI, dan LPS berupaya semaksimal mungkin agar dampak Covid-19 tak meluas dan menyebabkan masalah pada industri jasa keuangan. Berbagai kebijakan terus diupayakan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan,” pungkasnya. (*) Evan Yulian Philaret

Suheriadi

Recent Posts

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini (10/4) Anjlok Berjamaah, Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More

4 mins ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More

11 mins ago

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

10 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

11 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

11 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

11 hours ago