Categories: News UpdatePerbankan

LPS: Penurunan Bunga Kredit Bank Tak Bisa Dipaksakan

Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menghimbau industri perbankan untuk segera menurunkan suku bunga kredit seiring dengan Bank Indonesia (BI) yang sudah menurunkan suku bunganya sebanyak 100 basis points (bps) disepanjang 2019 yakni menjadi 5 persen.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menyebut, suku bunga perbankan sudah dalam tren penurunan secara alamiah dan tidak bisa dipaksakan.

“Suku bunga bank tren sedang turun dan tentu mereka perlu waktu untuk menurunkan suku bunga, karena secara alamiah tidak bisa langsung kita turunkan rata-ratanya,” kata Halim di Jakarta, Rabu 6 November 2019.

Halim menjelaskan, penurunan suku bunga simpanan akan terlebih dulu dilaksanakan lalu kemudian diikuti oleh suku bunga kredit dalam waktu beberapa bulan kedepan secara bertahap.

“Tapi kalau kita datang ke beberapa bank, kalau kita memasukkan simpanan, biasanya simpanan yang baru sudah turun suku bunganya. Tapi kalau rata-rata kan karena masih ada yang lama-lama, nah itu yang pelan-pelan akan turun,” tambah Halim.

Sebelumnya, BI mencatat penurunan bunga kredit perbankan masih membutuhkan waktu. Di mana hingga saat ini suku bunga kredit perbankan secara umum baru turun 8 basis poin (bps).

Sedangkan untuk suku bunga kredit investasi dan kredit modal kerja juga tercatat terus turun masing-masing hingga saat ini mencapai 10,11% dan 10,33%. Sementara rerata tertimbang suku bunga deposito juga menurun 13 bps dibanding dengan level Agustus 2019 sehingga tercatat 6,57% pada September 2019. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

7 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

38 mins ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

38 mins ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

41 mins ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

1 hour ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

1 hour ago