Cirebon – LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sebagai institusi yang menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia dinyatakan sebagai lembaga penjaminan terbesar ketiga di Asia setelah Jepang dan Korsel.
Hal ini dinyatakan oleh Samsu Adi Nugroho selaku Direktur Group Penanganan Premi Penjaminan LPS pada LPS Media Workshop di Cirebon, Sabtu, 27 Juli 2019.
“Satu dari tujuan utama transformasi adalah bagaimana LPS harus membangun dirinya sendiri menjadi LPS sekelas world class, kelas dunia,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini dapat terjadi karena LPS memiliki aset terbesar ketiga di Asia setelah Jepang dan Korsel, dan ditambah pengalaman yang terbukti baik dalam pelaksanaan eksekusi bank.
“Kita dari sisi aset terbesar ketiga di Asia setelah Jepang, Korsel, lalu kita. Dan dari pengalaman eksekusi bank kita juga bagus. Bahkan Malaysia sendiri yang pendirian lembaga penjamin simpanannya hanya telat satu minggu dari pada kita belum memiliki pengalaman eksekusi bank,” tambahnya. (*) Steve
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More