Categories: News UpdatePerbankan

LPS: Jumlah Simpanan di Bank Umum Naik 1,46% Jadi Rp5.984 Triliun

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis data mengenai pertumbuhan jumlah rekening dan nominal simpanan pada 111 bank umum per September 2019. Total rekening simpanan bank umum per September mencapai 295.024.628 rekening, naik 2.064.006 rekening atau 0,70% (MoM) dibanding posisi Agustus 2019 yang sebanyak 292.960.624 rekening.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Sekretaris LPS Muhamad Yusron dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019. Menurutnya, total nominal simpanan pada bank umum per September 2019 mengalami kenaikan sebesar 1,46% (MoM), dari Rp5.898,42 triliun pada bulan Agustus 2019 menjadi Rp5.984,42 triliun pada bulan September 2019.

“Jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, total nominal simpanan ini tumbuh 7,43%  secara YoY dimana posisi simpanan pada September 2018 sebesar Rp5.570,76 triliun,” ujarnya.

Menurutnya, sampai akhir September 2019, jumlah rekening simpanan dengan nilai saldo sampai dengan Rp2 miliar, meningkat sebesar 0,70% (MoM) dari 292.686.471 rekening (Agustus 2019) menjadi  294.747.618 rekening (September 2019). Sementara itu, jumlah nominal simpanannya naik 0,07% (MoM) dari posisi akhir Agustus 2019 sebesar Rp2.585,55 triliun menjadi Rp2.587,40 triliun di akhir September 2019.

Sedangkan untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp2 miliar, lanjut dia, jumlah rekeningnya juga naik 1,04% (MoM), dari 274.153 rekening (Agustus 2019) menjadi 277.010 rekening (September 2019). Sementara itu, untuk jumlah nominal simpanannya naik sebesar 2,54% (MoM) dari Rp3.312,87 triliun pada Agustus 2019 menjadi Rp3.397,01 triliun pada September 2019.

“Dilihat dari jenis simpanan, yang jumlah rekeningnya paling banyak adalah tabungan, 97,16% dari keseluruhan rekening (286.650.663 rekening). Sementara itu, berdasarkan persentase nominal simpanan, 43,16% dari dana simpanan (Rp2.582.762) adalah simpanan dalam bentuk giro,” ucapnya.

Sementara itu, jika dilihat dari nominalnya, simpanan dalam rupiah naik 1,21% (MoM) dari sebesar Rp5.084,92 triliun (Agustus 2019) menjadi Rp5.146,28 triliun (September 2019). Untuk simpanan dalam valas, jumlahnya naik 3,03% (MoM) dari sebesar Rp813,50 triliun pada Agustus 2019 menjadi Rp838,14 triliun pada September 2019. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

7 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

59 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago