Perbankan

LPS dan UI Kolaborasi Tingkatkan Pemahaman akan Penjaminan Simpanan

Depok — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Universitas Indonesia (UI) menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (NKB) di Ruang Apung, Perpustakaan UI, Kampus Depok. Penandatangan dilakukan oleh Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro dan Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa.

Ruang lingkup kerja sama meliputi penyusunan silabus terkait materi sosialisasi fungsi dan wewenang LPS yang akan dimasukkan dalam mata kuliah yang relevan di UI; sosialisasi LPS kepada masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat atau sejenisnya; pengembangan sumber daya manusia; dan kerja sama dalam bidang keilmuan seperti penelitian dan kajian bersama.

Prof. Ari Kuncoro dalam sambutannya menyambut baik kerja sama ini karena menurutnya hal ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi triple helix akademisi, bisnis dan government yang sesuai dengan visi UI untuk mengedepankan kolaborasi dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas.

“Selain itu, di era revolusi industri saat ini, digitalisasi perbankan serta program sustainable finance menjadi suatu keniscayaan, sehingga urgensi untuk melakukan berbagai riset dan menyusun kebijakan untuk mendukung dua hal tersebut dapat menjadi prioritas yang dapat dikerjasamakan antara UI dengan LPS kedepannya,” ujarnya di Depok, Selasa (30/11/2021).

Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi mengatakan, bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada mahasiswa dan masyarakat tentang penjaminan simpanan. Dan salah satu adalah melalui penyusunan silabus mengenai tugas dan fungsi LPS untuk mata kuliah yang relevan pada program studi di UI.

“Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan generasi mendatang untuk bergabung menjadi pegawai LPS, yang berujung pada pemenuhan SDM di LPS dengan kualitas yang semakin mumpuni,” ujarnya.

Nantinya, melalui penandatanganan NKB ini, akan menjembatani proses mutual benefit antara LPS dan UI, diantaranya transfer knowledge melalui program magang mahasiswa UI di LPS, riset bersama, dan berbagai program kerja sama lainnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

1 hour ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago