Perbankan dan Keuangan

LPPI: Para ‘Kartini’ Miliki Peran Vital Bagi Sektor Keuangan Indonesia

Jakarta – Dalam industri keuangan saat ini, peran perempuan sudah bisa sangat berkembang dibanding satu dekade lalu. Namun demikian, peran itu mendapat tantangan ketika teknologi digital dan perkembangan internet telah mengubah wajah sektor keuangan Indonesia dan juga global.

Di sektor perbankan, perempuan sudah banyak mengisi jajaran direksi yang jumlahnya terus meningkat, bahkan beberapa di antaranya sudah duduk sebagai direktur utama.

Dalam beberapa tahun ke depan diprediksi keberadaan perempuan akan makin dibutuhkan, tidak hanya di sektor perbankan namun juga di sektor keuangan lainnya. Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) telah melakukan sebuah riset yang menunjukkan bahwa keberadaan perempuan di dalam manajemen puncak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bank di Indonesia.

Baca juga: BI Bagikan Tips Sukses untuk Kartini Indonesia di Lembaga Keuangan

Secara lebih rinci, semakin banyak keberadaan perempuan di dalam manajemen puncak berdampak pada nilai return on equity (ROE) yang juga semakin besar. Keberadaan perempuan dalam manajemen puncak juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan harga saham. Selain itu, keberadaan perempuan di manajemen puncak rata-rata mengalami peningkatan selama periode 2020-2021.

Melihat hasil penelitian ini, dapat dikatakan bahwa perempuan memiliki peran yang penting dalam posisi manajemen puncak di industri perbankan Indonesia. Oleh karena itu, penambahan jumlah perempuan dalam posisi manajemen puncak pun juga semakin esensial dalam pertumbuhan sektor bisnis di Indonesia.

“Pada masa kini, perempuan dinilai memiliki peran besar dalam memajukan bangsa Indonesia melalui kepemimpinan untuk menghadapi permasalahan global. Potensi kontribusi perempuan di era digital sangat besar, mengingat saat ini perempuan sudah banyak berkontribusi di berbagai bidang dan di berbagai level. Mulai dari bidang pemerintah, sektor swasta baik formal maupun non-formal,” ucap Direktur LPPI, Retno W. Wijayanti pada acara seminar dalam rangka Hari Kartini yang diadakan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dan Majalah Stabilitas dengan tajuk “The Role of Women Leadership in Digital Era” di Jakarta, Selasa (23/4).

Di era digital, Retno menambahkan, harus diakui tuntutan kepada perempuan untuk lebih adaptif dan agile dalam melakukan penyesuaian terhadap kondisi bisnis dan pengelolaan human capital tentunya semakin besar. Digital leadership menjadi isu yang tidak boleh dinafikan oleh para profesional dan pengambil keputusan saat ini, tidak terkecuali bagi pemimpin-pemimpin perempuan.

Baca juga: Kartini Masa Kini, Rima Melati Pengusaha Mukena Bordir Hingga Negeri Jiran

“LPPI sebagai Center for Leadership and Ethic, yang diresmikan oleh Bank Indonesia dan Kementrian Pertahanan, merasa perlu berkontribusi lebih banyak dalam mencetak pemimpin-perempuan tangguh yang dapat memberikan warna dan kontribusi positif di sektor keuangan maupun sektor lainnnya,” imbuhnya.

Sejak tahun 2023, LPPI telah melakukan rebranding dari ‘Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia’, menjadi ‘LPPI’. Tidak hanya itu, LPPI juga memiliki tagline yaitu “Your Strategic Partner”. Rebranding ini juga merupakan bentuk komitmen dalam mengakomodir perluasan pangsa pasar LPPI, termasuk ke kaum wanita yang bergerak di bidang profesional keuangan. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

3 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

7 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago