LPEI
Jakarta – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia EximBank melakukan perombakan susunan direksi anyar per 19 Juli 2024.
Dalam keputusan Dewan Direktur melalui surat Nomor 0005/KDD/07/2024 dan KDD No. 0006/KDD/07/2024 tanggal 19 Juli 2024 itu, Dikdik Yustandi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Direktur Pelaksana Bisnis LPEI.
Baca juga : Jurus LPEI Dorong Industri Handicraft dan Home Décor Bersaing di Pasar Global
“Dewan Direktur, Manajemen dan segenap jajaran LPEI mengucapkan selamat bertugas dan sukses kepada Bapak Dikdik Yustandi yang mengemban amanah baru sebagai Komisaris PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Semoga beliau dapat menjalankan amanah tersebut dengan memberikan yang terbaik bagi kemajuan bangsa,” kata Kepala Divisi Sekretariat Lembaga LPEI, Dyza Rochadi dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin, 22 Juli 2024.
Baca juga : Gandeng ASEI, LPEI Perkuat Kerja Sama Tingkatkan Daya Saing Ekspor UKM
Adapun, posisi Direktur Bisnis LPEI saat ini dirangkap oleh Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis, Maqin U. Norhadi sampai dengan terpilihnya Direktur Pelaksana Bisnis definitif yang baru.
Berikut Susunan Pengurus LPEI :
1.Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif : Rijani Tirtoso
2. Anggota Dewan Direktur :
3. Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis merangkap Plt Direktur Pelaksana Bisnis : Maqin U Norhadi
4. Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional & Teknologi Informasi : Agus Windiarto Direktur Pelaksana
5. Sekretariat Lembaga, Kepatuhan & Sumber Daya Manusia: Chesna F. Anwar Direktur Pelaksana
6. Manajemen Risiko & Kredit: Sam Malee (*)
Editor : Galih Pratama
Poin Penting BRI Finance resmi mengganti logo pada 13 Januari 2026 sebagai bagian dari penyesuaian… Read More
Poin Penting Kasus keracunan menu MBG kembali terjadi di sejumlah daerah, meski BGN menargetkan zero… Read More
Poin Penting KPK mendalami dugaan aliran uang suap pajak dari tersangka ke sejumlah pihak di… Read More
Poin Penting BAF memperoleh dua fasilitas pinjaman berkelanjutan dari Bank DBS Indonesia (IDR300 miliar) dan… Read More
Poin Penting DJP berhasil menagih utang pajak Rp25,4 miliar dari penanggung pajak berinisial SHB, termasuk… Read More
Poin Penting Investor asing kembali agresif masuk pasar saham dengan net foreign buy Rp1,09 triliun… Read More