News Update

LPEI: Kenaikan Bunga Acuan Tak Pengaruhi Pembiayaan Ekspor

Jakarta – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menilai, kenaikan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak dua kali di periode Mei 2018 diyakini tidak terlalu berpengaruh signifikan ke pembiayaan berorientasi ekspor.

Asal tahu saja, Bank Indonesia (BI) sudah menaikkan suku bunga acuannya sebanyak dua kali yakni pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 16-17 Mei 2018 sebesar 25 basis points (bps) dan RDG tambahan pada 30 Mei 2018 sebesar 25 bps lagi menjadi sebesar 4,75 persen.

Direktur Pelaksana I Indonesia Eximbank, Dwi Wahyudi mengatakan, penyaluran pembiayaan berorientasi ekspor masih memiliki potensi pasar yang sangat besar. Sehingga, kenaikan suku bunga acuan yang sebesar 50 bps dinilai tak berpengaruh ke pembiayaan ekspor.

Baca juga: Bunga Acuan Naik 50 Bps, BI Pede Kredit Masih Bisa Tumbuh 12%

“Menurut saya gak terlalu (dampaknya), karena potensi ekspor masih besar,” ujar Dwi di Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, terkait dengan transmisi kebijakan suku bunga acuan ke bunga kredit, pihaknya akan terlebih dahulu melihat kondisi pasar (market). Jika market mengalami kenaikan pihaknya akan menaikkan suku bunga pinjamannya.

“Nanti kita lihat kalau memang costnya naik, kita akan sesuaikan. Kita ikuti market. Kalau market turun kita turun kalau market naik, perlahan kita ikuti, tapi kita selalu tidak automaticly langsung. kita lihat dulu dari komposisi pembiayaan kita,” ucapnya.

Kenaikan bunga acuan BI ini sebagai langkah pre-emptive, front-loading, dan ahead of the curve Bank Sentral untuk memperkuat stabilitas nilai tukar terhadap perkiraan kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi dan meningkatnya risiko di pasar keuangan global. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania, Ini Rinciannya

Poin Penting Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II membahas upaya mendorong perdamaian Gaza dan stabilitas… Read More

16 mins ago

Belum Ada Putusan Tunda Impor Pikap India, Agrinas Tunggu Arahan Pemerintah

Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More

28 mins ago

OJK: Perpanjangan Penempatan Dana Rp200 T Pacu Kredit Tumbuh hingga 12 Persen

Poin Penting Pemerintah memperpanjang tenor penempatan dana Rp200 triliun di Himbara hingga September 2026, sebelumnya… Read More

42 mins ago

Respons BRI soal Perpanjangan Dana SAL Pemerintah di Himbara

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More

51 mins ago

Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji

Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,81 Persen, 450 Saham Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 8.255,18, turun 0,81% dari pembukaan; 450 saham terkoreksi.… Read More

2 hours ago