Jakarta – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia(LPEI)/Indonesia Eximbank melakukan kolaborasi dengan Standard Chartered Bank Indonesia untuk mengembangkan ekspor ke pasar non tradisional dan ESG (Environment, Social and Corporate Governance).
Kolaborasi ini menyusul adanya kunjungan balasan LPEI ke Standard Chartered Bank Indonesia Branch yang dihadiri oleh Rino Donosepoetro – President Commissioner, Andrew Chia – Cluster CEO, Indonesia and ASEAN Markets (Australia, Brunei and The Philippines), Adhi Sulistyo – Head of Global Markets, Prashant Hampihallikar – Head of Corporate, Commercial, and Institutional Banking, Petrus Handy Soelaiman – Executive Director and Head Financial Institutions dan Ristianti Putri – Director, Financial Institutions.
Riyani Tirtoso, Direktur Eksekutif LPEI didampingi jajaran manajemen menjelaskan kinerja tahun 2022 dan proses transformasi LPEI ke depan. Pada kesempatan yang sama, lembaga yang memiliki 4 mandat untuk mendukung ekspor nasional (Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi) ini juga membahas finalisasi opportunity perluasan kerjasama termasuk penyediaan bilateral term loan facility.
“LPEI memberikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan Standard Chartered Bank untuk melanjutkan transformasi lembaga, termasuk proses set-up ESG di LPEI, serta pengembangan transaksi bisnis lain seperti co-financing, guarantee, liquidity management dan sustainability deposit,” ujar Riyani dikutip 29 Maret 2023.
Standard Chartered Bank telah menjalin hubungan dengan LPEI sejak 2009. Kerjasama lainnya bersama Standard Chartered Bank antara lain rekening Nostro USD, jaringan korespondensi SWIFT yg luas, counter guarantee dan funding sejak 2012. (*)
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More