Jakarta – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/ Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI melakukan kunjungan ke Bank Mandiri untuk menggali potensi kerja sama di tahun 2022 guna mendorong peningkatan ekspor nasional (12/1).
Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso mengatakan, LPEI dan Bank Mandiri telah menjalin kerja sama, baik bersifat finansial maupun non finansial. Dari sisi finansial dan pelaksanaan mandat yaitu layanan transaction banking dan Penjaminan Korporasi Pemerintah (Jaminah), sementara dari sisi non-finansial, bekerjasama melakukan talent exchange development program.
Pertemuan dan peluang kerja sama antar kelembagaan ini disambut baik oleh Bank Mandiri yang dihadiri oleh Direktur Utama dan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Darmawan Junaidi dan Rohan Hafas.
“Di 2022 kami ingin melanjutkan dan bahkan memperluas kerja sama bisnis dengan Bank Mandiri melalui pembiayaan buyer’s credit, penjaminan dan asuransi ekspor. Dari sisi non bisnis, kami juga ingin mengkolaborasikan program Jasa Konsultasi LPEI dengan program yang dimiliki Bank Mandiri sehingga peningkatan eksportir baru dapat semakin terakselerasi,” tambah Rijani dalam keterangannya 13 Januari 2022.
Sebelumnya kedua institusi pemerintah ini sudah menjalin kerja sama diantaranya transaction banking (Mandiri cash management) yang mendukung transaksi ekspor di era digital. Selain itu program Penjaminan Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional dengan nilai Rp1,8 triliun per Desember 2021. (*)
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More