Categories: Ekonomi dan Bisnis

Loto Srinaita Ditunjuk jadi Komut Pegadaian

Jakarta – Kementerian BUMN selaku pemegang saham resmi merombak jajaran Komisaris dan Direksi PT Pegadaian (Persero) pada Kamis, 27/02. Perubahan jajaran Komisaris tertuang dalam SK-59/MBU/02/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Komisaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero).

Sedangkan perubahan Direksi tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-58/MBU/02/2020 tentang Pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan pengangkatan anggota-anggota Direksi perusahaan Perseroan (Persero) PT Pegadaian.

Berdasarkan SK tersebut, Kementerian BUMN memberhentikan dengan hormat Ina Primiana dan Wahyu Kuncoro dari jabatan Komisaris Utama dan Wakil Direktur Utama. Dalam kesempatan itu Kementerian BUMN juga mengangkat Loto Srinaita Ginting sebagai Komisaris Utama Pegadaian, Makmur Keliat sebagai Komisaris Independen, dan Gunawan Sulistyo sebagai Direktur Umum Pegadaian.

“Bergabungnya Loto Srinaita Ginting, Makmur Keliat, dan Gunawan Sulistyo yang memiliki kemampuan dan pengalaman di bidangnya akan melengkapi jajaran komisaris dan direksi untuk mewujudkan Pegadaian sebagai perusahaan The Most Valuable Financial Company di Indonesia dan Sebagai Agen Inklusi Keuangan Pilihan Utama Masyarakat Indonesia,” kata Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis 27 Febuari 2020.

Sebelum diamanatkan menjabat sebagai Komisaris Utama Pegadaian, Loto Srinaita Ginting telah lama berpengalaman dalam bidang keuangan. Loto pernah menjabat sebagai Direktur Surat Utang Negara di Kementerian Kementerian Keuangan, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara. Ia juga merupakan alumnus dari Universitas of New South Wales dan meraih gelar Master of Commerce in Management pada tahun 2000.

Makmur Keliat yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Independen di Pegadaian, sebelumnya juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sementara itu, nama Gunawan Sulistyo sebelum menjabat sebagai Direktur Umum Pegadaian pernah menjabat sebagai Pejabal Level SEVP Manajemen Aktiva Tetap & Pengadaan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk, Direktorat Manajemen Aktiva Tetap & Pengadaan, Kepala Devisi Pengadaan Barang & Jasa BRI, Deputi Chief Learning Officer BRI Corporate University. Ia juga merupakan alumnus Magister Management bidang Manajemen Keuangan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Sebagai informasi, Pegadaian sendiri masih mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2019, dengan meraup laba bersih sebesar Rp 3,1 triliun atau tumbuh 12% dan membukukan outstanding pembiayaan (OSL) sebesar Rp 50,4 triliun atau tumbuh 23,3%, diatas rata rata industri nasional. Sementara NPL gross sebesar 1,75% dan total realisasi pembiayaan sebesar Rp145,6 triliun dan non pembiayaan sebesar Rp4,7 triliun. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

2 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

2 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

2 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

2 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

6 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

9 hours ago