Peruri; Ikuti perkembangan jaman. (Foto: Fok. Infobank)
Karawang–Perum Peruri meresmikan brand serta logo baru perusahaan dalam menyongsong bisnis ke depan. Perubahan logo tersebut dimaksudkan agar menyesuaikan identitas perusahaan seiring dengan penyempurnaan nilai-nilai korporasi yang telah ditetapkan.
“Identitas baru ini menjadi wujud dari upaya perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang selalu berkembang dan semakin menancapkan eksistensi kami di kancah internasional.” Ujar Prasetio, Direktur Utama Perum Peruri di sela peluncuran logo barunya di Karawaang, beberapa waktu lalu.
Logo baru Peruri melambangkan sebuah retina, yang merupakan selaput pada mata manusia. Maksud dari retina tersebut adalah simbol dari smart security serta digitalisasi sistem yang mengandung makna smart integration security system. “Bagi kami, logo baru menjembatani komitmen perusahaan dalam printing dan digital security. Karena sejatinya mata adalah alat otentikasi sejati yang tidak dapat tergantikan dikedua era tersebut.” Tambah Prasetio.
Dalam kesempatan tersebut Perum Peruri juga mengungumkan strategi perusahaan untuk menyongsong era integrated smart security. Strategi tersebut berpusat pada transformasi perusahaan yang meliputi sumber daya manusia, bisnis, struktur dan sistem, serta kultur dan budaya. Selain itu, dalam lingkup digital security, Peruri menyediakan solusi seperti certificate autenticaltion dan smart card, memalui anak usahanya yaitu Peruri Digital Security.
“Kami menyadari pesatnya perkembangan teknologi untuk mendorong perubahan pola ekonomi dunia mengharuskan kami untuk berkembang dari segi pelayanan hingga model bisnis.”tutup prasetio. (*) Andri Wijanarko
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More
Poin Penting BBRI membagikan dividen Rp52,10 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,65 triliun, dengan… Read More
Poin Penting Kejagung mengungkap modus pengondisian tender yang menyebabkan harga minyak dan produk kilang dalam… Read More