Jakarta – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan mengungkapkan pihaknya hingga saat ini ditugaskan untuk mengelola 158 unit apartemen yang menjadi aset negara. Apartemen tersebut merupakan hasil sitaan dari obligor/debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
“Total aset kelolaan LMAN berupa apartemen so far 158 unit. Pasti bingung kan, kok bisa LMAN punya aset apartemen? Ini adalah aset sitaan jaman dulu ada yang namanya BLBI. Jadi ini adalah aset-aset milik jaman dulu yang dikelola oleh pemerintah dan sekarang dikelola LMAN,” kata Direktur Pengembangan dan Pendayagunaan LMAN, Candra Giri Artanto di kantornya, Jakarta Pusat, dikutip, Selasa 29 Agustus 2023.
Baca juga: Satgas BLBI Sita The East Tower Milik Obligor Bank Asia Pacific, Segini Nilainya
Adapun LMAN saat ini mengelola mencapai 299 aset negara. Ini terdiri atas dua buah kilang yakni Kilang LNG Arun dan Kilang LNG Badak, Kawasan Golf Ciperna, 158 unit apartemen, 99 ruko atau gedung, 16 gudang, 15 tanah dan delapan rumah. 106 unit diantaranya sudah teroptimalisasi terdiri dari 50 unit apartemen dan 56 aset dalam bentuk non-apartemen.
Dari aset tersebut, sebanyak 41 unit aset siap untuk dipasarkan, terdiri atas 27 unit apartemen dan 14 unit non apartemen.
Sedangkan sisanya, sebanyak 33 unit dalam proses konstruksi, 3 unit dalam status as it is dan 114 unit dalam proses pre-development.
“Yang ready sekarang tinggal 20. Nanti setiap tahun meningkat, kan ketika kita menerima apartemen itu dalam kondisi underutilized, belum diapa-apain, rusak dan sebagainya. Kita perbaiki setiap tahun, nanti kalau sudah, baru kita pasarkan,” jelas Candra.
Apartemen yang telah siap huni, dipasarkan LMAN melalui laman aesia.kemenkeu.go.id untuk disewakan secara umum.
Baca juga: Satgas BLBI Sita Tiga Aset Debitur Bermasalah, Ini Daftarnya
Apartemen disewakan dalam kondisi perabot lengkap (fully furnished) dan harga sewa yang diklaim lebih murah.
“Salah satunya yang lumayan banyak kita punya apartemen di Puri Casablanca itu kita sewakan ada yang 2 kamar dan 3 kamar. Harga sewanya berkisar dari Rp80-120 juta/tahun. Kalau mau yang lebih irit lagi di Kelapa Gading itu harga sewanya berkisar Rp 4,5-7,5 juta/bulan. Dijamin murah dan bagus, fully furnished,” ungkap Candra. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More