Jakarta – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) membuka peluang bagi investor untuk turut serta dalam optimalisasi aset negara. LMAN mendukung optimalisasi aset negara dengan menginisiasi inovasi skema kerja sama yang melibatkan investor swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Atas aset-aset negara tersebut, LMAN menyusun kajian pengembangan dan pemanfaatan aset yang mencakup analisis keuangan, studi kelayakan, analisis pemanfaatan terbaik, dan proyeksi tingkat pengembalian nilai investasi dan keuntungan. Aset yang dikerja samakan juga memiliki status kepemilikan negara yang sah menurut hukum, dan tidak dalam sengketa, sehingga memberikan jaminan kepastian dan keamanan untuk berinvestasi.
Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi dalam kesempatan yang sama juga mengatakan bahwa forum LMAN Investor Gathering diharapkan dapat memberikan perspektif baru mengenai cara dan upaya mengelola
aset negara ke depan. LMAN juga memberikan kemudahan melalui simplifikasi prosedur serta proyeksi keuntungan yang menarik bagi investor.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Kekayaan Negara DJKN, Rionald Silaban mengungkapkan LMAN menawarkan 11 aset untuk dikerja samakan. Adapun aset tersebut terdiri dari 9 aset kelolaan LMAN berupa 4 aset properti, 1 kawasan, 1 tanah dan 2 kawasan kilang, serta 3 aset milik BLU dan Kementerian mitra kerja sama LMAN yang berupa aset tanah, kampus dan hotel.
“Optimalisasi aset negara adalah salah satu sumber potensial dalam meningkatkan pendapatan negara dan menjaga kondisi fiskal agar tetap stabil. Untuk mewujudkan cara kerja pengelolaan aset yang kreatif, inovatif, dan adaptif, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) secara konsisten meluncurkan terobosan-terobosan dari sisi regulasi maupun skema pemanfaatan aset negara,” ujar Rionald pada keterangannya, 8 Oktober 2021.
Melalui kerja sama ini, investor dapat menanamkan investasi atas aset-aset negara berupa properti, tanah maupun kawasan yang dikelola oleh LMAN sendiri maupun aset negara yang dikelola oleh Kementerian/Lembaga, BUMN, BLU maupun Pemerintah Daerah yang telah melakukan kerjasama konsultansi pengembangan aset dengan LMAN.
Keterlibatan swasta maupun BUMN dalam investasi pengembangan dan pemanfaatan aset sekaligus merupakan refleksi dari kolaborasi dan bentuk kontribusi kepada negara untuk menghadirkan manfaat lebih besar kepada masyarakat, baik manfaat finansial, ekonomi maupun sosial. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More