Kapitalisasi Pasar BRI Capai USD27,23 Miliar
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memastikan sebagian besar layanan perbankan BRI masih dapat diakses secara normal meski pasokan listrik terganggu sejak Minggu siang hingga malam hari (4/8).
“Seluruh jaringan kantor BRI sudah dilengkapi oleh genset sehingga dipastikan seluruh ATM di unit kerja BRI dapat beroperasi secara normal. Namun, di lokasi lainnya, layanan ATM mungkin terganggu karena keterbatasan daya tahan baterai cadangan,” kata Corporate Secretary BRI Bambang Tribaroto dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip Senin, 5 Agustus 2019.
Pihaknya juga menghimbau nasabah BRI untuk dapat tetap melakukan transaksi perbankan melalui internet banking dan juga mobile banking BRI, jika tidak terdapat gangguan pada jaringan seluler atau HP di lokasi nasabah.
Sebelumnya, pihak PLN menyatakan permohonan maafnya atas pemadaman yang terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off).
Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip. Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman. Namun PLN sudah mulai mulai me-recovery gangguan tersebut sejak pukul 17:30 WIB dan keadaan kondisi pemadaman sudah berangsur-angsur pulih. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More