Jakarta – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) didorong untuk menerapkan konsep environmental, social, and corporate governance (ESG). CEO Lippo Karawaci, John Riady mengungkapkan Prinsip ESG sudah secara bertahap dilakukan LPKR sejak 2019.
Menurutnya, ESG tidak hanya sekedar aktifitas Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini tampak dari konsep pembangunan properti yang dilakukan LPKR selama ini yang mengedepankan aspek sosial dan lingkungan, serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan maupun lingkungan.
“Kami tidak lagi sekadar mengejar pertumbuhan bisnis, melainkan berupaya menciptakan operational excellence. Skala yang kecil di Lippo Karawaci, Cikarang kita mengelola seluruh irigasi dan air. Kalau kita melihat di sana, ada danau-danau itu bukan hanya hiasan, tapi sebetulnya bermanfaat sebagai water reservoir,” kata John dalam keterangannya, 18 Oktober 2021.
Adapun proses transformasi dan penerapan prinsip bisnis yang mengacu kepada ESG ini telah menuai hasil. Hal ini bisa dilihat dari sisi operasional LPKR yang memiliki pertumbuhan kinerja berkesinambungan.
Pada Semester I/2021, LPKR melaporkan total pendapatan meningkat 36% YoY (year on year) menjadi Rp7,23 triliun dan EBITDA tumbuh 102% menjadi Rp1,95 triliun. Penjualan pemasaran di semester I/2021 tumbuh 122% YoY dan mengikuti penjualan awal yang kuat di Kuartal III/2021.
John menambahkan perusahaan akan terus melakukan transformasi, sehingga LPKR dalam menjalankan bisnis utama yakni perumahan urban, properti komersial, dan sektor kesehatan selalu berorientasi menciptakan nilai tambah. Tentunya, upaya itu didukung tata kelola perusahaan yang sehat, serta mampu memanfaatkan setiap momen dalam memperbesar manfaat tersebut. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More