OVO Perluas Jangkauan OVO QR Code ke 9.000 UKM
Jakarta – Management Lippo Group menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan, pihaknya akan meninggalkan atau keluar dari OVO tidak benar.
“Sebagai pendiri OVO, kami sangat menyayangkan beredarnya rumor yang tidak benar tersebut,” tegas Presiden Direktur Multipolar/Direktur Lippo Group, Adrian Suherman, Minggu, 17 November 2019.
Adrian mengatakan, bersama para pemegang saham lain, pihaknya tetap merupakan bagian dari OVO dan selalu mendukung kemajuan OVO, yang hanya dalam dua tahun telah berkembang pesat menjadi perusahaan fintech e-money Indonesia.
Diharapkan OVO kedepan dapat menjadi perusahaan fintech kebanggaan nasional dan akan terus mendukung upaya pemerintah, BI dan OJK untuk meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air.
Seperti diketahui, sebelumnya salah satu investor utama OVO, yakni Lippo Group diberitakan akan hengkang atau keluar dari dompet digital ini.
Lippo Group diberitakan berniat hengkang karena tak kuat memasok dana untuk mendukung aksi bakar uang dengan layanan gratis, diskon dan cashback. Dalam dua tahun terakhir OVO disebut agresif bakar uang investor. (*)
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More