Teknologi

Lintasarta Raih Dua Penghargaan Frost & Sullivan

Lintasarta Cloud Platform juga menawarkan ekosistem secara terbuka dan fleksible bagi para developer IT melalui solusi Application Programming Interface (API) Connect. Solusi ini memungkinkan perusahaan lain menyediakan layanan yang dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi serta memeroleh mitra bisnis baru sebagai bagian dari pengembangan layanan digital perusahaan.

Arya menambahkan, Layanan Cloud Lintasarta juga didukung dengan infrastruktur yang kuat, seperti keberadaan tiga Data Center yang terkoneksi dengan jaringan data berkecepatan tinggi. Kemudian, untuk memastikan kualitas layanan serta after sales service yang baik, Lintasarta memiliki dua fasilitas Data Center Tier III yang telah tersertifikasi Tier Certification for Constructed Facilities (TCCF) dari Uptime Institute. Infrastruktur Data Center dengan standar kualitas terbaik ini akan menjamin tingkat kehandalan layanan yang akan diterima oleh pelanggan.

Menurut Arya, dari rangkaian fasilitas infrastruktur yang kuat, akan mendukung layanan Cloud Computing untuk menjadi pondasi dalam transformasi digital yang dilakukan pelaku industri. Lintasarta memiliki solusi total untuk layanan Cloud mulai dari storage, data back up, kemudian solusi platform, dan solusi aplikasi atau biasa disebut Software as a Service (SaaS). (*)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

4 hours ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

4 hours ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

4 hours ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

5 hours ago

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

5 hours ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

5 hours ago