Info Anda

Lintasarta Appcelerate ITS 2018 Kumpulkan Startup Muda di Surabaya

Surabaya — Lintasarta bersama ITS Surabaya menggelar Creative Application Development Competition Appcelerate 2018 Surabaya. Kick-off seminar pada Kamis, 20 September 2018 di Gedung Robotika ITS, Surabaya mengawali rangkaian Appcelerate 2018 yang meliputi seleksi proposal rencana bisnis, inkubasi bisnis, hingga presentasi final di hadapan direksi Lintasarta.

Appcelerate merupakan realisasi program Sosial Investment Lintasarta dalam bentuk kompetisi rencana bisnis yang berfokus pada inovasi produk berbasis aplikasi digital, seperti mobile application maupun web, yang memiliki nilai bisnis dan dapat diterapkan untuk mendukung berbagai sektor industri dan pemerintahan. Kompetisi ini terbuka untuk kelompok beranggotakan mahasiswa dan alumni Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di kota Surabaya dan Malang.

Baca juga: Karyawan Lintasarta Kasih Zakat ke SD Juara

Kick Off Appcelerate ITS 2018 dibuka oleh Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.ES. Ph.D selaku Rektor ITS Surabaya dan Agus Triyanto (GM East Indonesia Regional) yang sekaligus meresmikan rangkaian acara kegiatan. Sedangkan para pembicara yang diundang adalah Okky Aditya Putra (Banking Expert) dan Yudhi Ferraro (Insurance Expert), Imam Baihaqi (Head of Dept Business Management ITS), Yudho Sebriadi (Kabid E-Gov Diskominfo Surabaya) dan Ryo Naldho (Appcelerate Program Director) yang memaparkan Appcelerate ITS 2018 pada sesi talk show.

Dalam kesempatan ini, para pembicara memaparkan pain point dari industri Keuangan Bank, Keuangan Non-Bank, dan Smart City dalam berbagai aspek bisnis. Selain memberikan gambaran mengenai topik permasalahan yang dapat diselesaikan oleh para calon peserta menggunakan media aplikasi digital, kegiatan ini ditujukan untuk mensosialisasikan rangkaian Appcelerate 2018. Dengan resmi dibukanya Appcelerate 2018, para peserta diberikan kesempatan untuk menyusun proposal rencana bisnis sebaik mungkin, sebelum akhir masa submit proposal melalui website Appcelerate (its.appcelerate.id) pada tanggal 19 Oktober 2018. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

4 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

18 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago