Jakarta–PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Inovasi Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung (LPiK ITB) telah memilih 10 tim start up peserta ajang Lintasarta Appcelerate yang lolos proses seleksi dan akan masuk masa inkubasi di Co-Working Space, area Innovation Park ITB Bandung dan di kantor Lintasarta Bandung dan Jakarta.
Lintasarta Appcelerate adalah ajang membuat rencana bisnis dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital, seperti mobile application, yang memiliki nilai bisnis dan dapat diterapkan untuk mendukung berbagai sektor industri seperti banking, financial, oil & gas, plantation, manufacture, e-health, logistic, transportation, maritim dan tourism. Proposal atau rencana bisnis yang diajukan dinilai dengan paramater application originality atau bukan plagiat dari aplikasi yang sudah ada, problem solving and usefulness, commercial and business value.
Event ini telah dimulai sejak April 2016 lalu dan dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan yang meliputi pengumpulan proposal dari peserta, seleksi proposal dan presentasi di hadapan Dewan Juri Panelis yang berasal dari LPiK ITB dan Lintasarta.
Dari 55 proposal bisnis yang masuk dan kemudian dilakukan proses seleksi tahap pertama yang menghasilkan 25 tim start up. Kemudian pada proses seleksi tahap kedua terpilih 10 tim start up, mulai dari aplikasi belanja online hingga pengelolaan keuangan.
Pada masa inkubasi selama 3 bulan, 10 tim start up tersebut akan mendapat mentoring, pengembangan dan peningkatan komersial melalui program yang sudah disiapkan dan akan dipilih 3 tim start up terbaik sebagai pemenang.
“Lntasarta Appccelerate merupakan ajang yang tepat bagi para start up muda Indonesia untuk bersaing dengan para start up dunia. Kami melihat potensi dan semangat yang besar dari mereka semua,” ucap Arya Damar, President Director Lintasarta dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 22 Juli 2016. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More