Direksi Link Net; Bagi dividen. (Foto: Dok. Link Net)
Jakarta–Perusahaan jasa Internet milik Lippo Group, PT Link Net Tbk (Link Net) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp127,7 miliar dari perolehan laba bersih Perseroan di sepanjang tahun 2015.
Demikian hal yang disampaikan oleh Direktur Link Net, Dicky Moechtar, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat, 15 April 2016.
Dengan jumlah tersebut, setiap pemegang saham berhak atas dividen Rp42 per saham.
“Dividen akan dibayarkan secepatnya, sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tegasnya.
Selain untuk dividen, hasil laba bersih Perseroan di sepanjang 2015, akan dialokasikan untuk dana cadangan dan dibukukan sebagai laba ditahan. Hal itu, guna mendukung ekspansi Link Net kedepannya.
“Semua agenda RUPST telah disetujui pemegang saham,” jelas Dicky
Ditengah perlambatan ekonomi, Link Net berhasil memperoleh laba bersih sebesar Rp640 miliar di 2015, atau tumbuh 15% dari posisi laba Perseroan pada tahun lalu yang sebesar Rp 557,71 miliar.
Tumbuhnya laba Link Net, didukung oleh raihan pendapatan yang meningkat sebesar 20% menjadi Rp 2,6 triliun, jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan Perseroan pada tahun lalu sebesar Rp2,13 triliun.
Adapun posisi total aset Link Net per 31 Desember 2015 menjadi Rp4,44 triliun. Total aset itu naik 18,6% dari posisi aset di 2014. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More