Poin Penting
Jakarta – Momen mudik Lebaran selalu diiringi dengan lonjakan mobilitas masyarakat. Perjalanan jauh, kepadatan lalu lintas, hingga rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama kerap memunculkan berbagai potensi risiko.
Melihat kondisi tersebut, Asuransi Jasindo menawarkan solusi perlindungan melalui Program Asuransi Mudik dengan premi yang relatif terjangkau.
Program ini dirancang untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat selama perjalanan pulang ke kampung halaman, sekaligus menjaga rumah yang ditinggalkan selama libur Lebaran.
Baca juga: AXA Financial Indonesia (AFI) Kenalkan Produk Asuransi Tambahan untuk Layanan Rawat Jalan
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan bahwa periode mudik merupakan salah satu momen dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi sehingga membutuhkan kesiapan dari sisi perlindungan risiko.
“Melalui asuransi mudik ini, kami ingin memberikan rasa tenang dan aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman, sekaligus memberikan perlindungan terhadap rumah yang ditinggalkan,” ujarnya dalam acara Media Gathering di Jakarta, Rabu (11/3).
Program ini pada dasarnya merupakan produk asuransi kecelakaan diri yang memberikan perlindungan selama perjalanan mudik, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
“Nilai perlindungan kecelakaan diri yang diberikan mencapai Rp100 juta dengan pembayaran premi hanya dimulai dari Rp10 ribu saja,” jelas Brellian.
Selain perlindungan terhadap risiko kecelakaan, program ini juga dilengkapi sejumlah manfaat tambahan.
Di antaranya perlindungan terhadap kebongkaran rumah tinggal dengan nilai ganti rugi hingga Rp7,5 juta, serta perlindungan kebakaran rumah hingga Rp50 juta.
Baca juga: Klaim Asuransi Ditolak? Kenali Penyebab dan Cara Menghindarinya
Tak hanya itu, tersedia pula santunan biaya evakuasi medis ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai hingga biaya pemulangan jenazah masing-masing maksimal Rp1,5 juta, serta santunan ambulans akibat kecelakaan dengan nilai yang sama.
“Program ini tidak hanya dimaksudkan sebagai produk perlindungan, tetapi juga sebagai upaya untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi,” pungkas Brellian. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Kemenkeu telah menyalurkan Rp44 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis hingga 9 Maret… Read More
Poin Penting Pimpinan baru OJK dinilai membawa sentimen positif bagi pasar modal di tengah dinamika… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup 7.428,77, naik 0,53 persen dari… Read More
Poin Penting PNM menjangkau 16,1 juta nasabah aktif melalui program PNM Mekaar sejak 2016, dengan… Read More
Poin Penting PT BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 7.200-10.800 sepanjang 2026 berdasarkan pendekatan… Read More
Poin Penting Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan lima pimpinan Otoritas Jasa Keuangan dalam rapat… Read More