News Update

Limit e-Money Registered Ditambah Jadi Rp10 Juta

Jakarta–‎Bank Indonesia (BI) akan menambah batas nominal dana yang dapat disimpan dalam uang elektronik atau e-money untuk jenis registered. Aturan terkait batas nominal dana yang disimpan dalam e-money ini diperkirakan akan keluar dalam waktu dekat.

“Nah itu bakal keluar (aturannya), registered saja yang dinaikin. Sebetulnya gini, kita mesti balik lagi ke tujuan uang elektronik itu apa, yaitu untuk pembayaran yang sifatnya butuh,” ujar Deputi Gubernur BI, Ronald Waas di Gedung BI, Jakarta, Selasa malam, 28 Juni 2016.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan aturan BI saat ini, batas nilai uang elektronik yang dapat disimpan dalam instrumen uang elektronik untuk jenis unregistered paling banyak Rp1 juta dan uang elektronik untuk jenis registered maksimal adalah Rp5 juta.

Ronaldmenyebutkan, bahwa kenaikan pada batas nilai uang elektronik untuk jenis registered diperkirakan menjadi di kisaran Rp10 juta. Dirinya memastikan, sesegera mungkin peningkatan batas nilai uang yang dapat disimpan dalam media uang elektronik itu akan segera terlaksana.

“Bisa sampai sekitar Rp10 juta batas dinaikkannya. Kalau sudah registered angkanya dinaikkan pasti pengamanannya akan lebih tinggi. Registered ini untuk kebutuhan saja, tapi kalau untuk naik Transjakarta cukup pakai yang unregistered,” ucap Ronald.

Namun demikian, dia mengingatkan, jika aturan mengenai peningkatan batas nilai uang elektronik untuk jenis registered ini sudah berlaku, dia berharap agar tidak digunakan untuk transaksi yang bersifat kejahatan seperti pencucian uang dan sebagainya.

“Makanya kita ada kepentingan lainkan. Jangan samapi dipakai untuk money laundring‎, terorism park. Karena itu angkanya mesti kita batasi, kalau dia besar lebih dari nilai tertentu dia harus registered,” tutup Ronald. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

29 mins ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

44 mins ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

47 mins ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

55 mins ago

Biaya Haji Berpotensi Melonjak Imbas Tekanan Global, Ini Usulan Maskapai

Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More

1 hour ago

Dana Perlindungan Pemodal Masih Rendah, SIPF Hadapi Sejumlah Tantangan

Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More

1 hour ago