News Update

Lima Holding BUMN Ditarget Kelar Tahun Ini

Jakarta–Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Kemen BUMN) masih menunggu Peraturan Pemerintah terkait holding BUMN. Revisi PP No 44 Tahun 2005 itu saat ini sudah ditandatangani oleh Menteri BUMN, dan menunggu tanda tangan Menteri terkait lainnya.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, saat ini yang sudah siap adalah Holding Energi. Ia menargetkan sebelum akhir tahun, kelima holding BUMN sudah dapat beroperasi.

“Yang sudah hampir final adalah Pertamina dalam beberapa minggu lagi kita harap pecah telur. Targetnya kalau bisa sebelum akhir tahun kelimanya sudah selesai,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Jakarta, Senin 25 Juli 2016.

Dalam kesempatan yang sama Deputi Bidang Jasa Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, Agustus ini kemungkinan holding migas sudah selesai. Sementara untuk holding lainnya akan segera menyusul, termasuk holding perbankan. Ia mengatakan setelah PP diteken, keputusan holding tersebut perlu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) karena terkait dengan aturan perusahaan terbuka.

“Iya, PP kan udah diparaf Bu Menteri, nanti tunggu menteri terkait lainnya, misal Menteri ESDM, Menkeu, Setneg, Kemenkumham, begitu sudah, kan nanti karena terkait perusahaan terbuka, diumumkan untuk RUPS,” kata Gatot.

Seperti diketahui, Kementerian BUMN berencana membentuk lima holding BUMN yaitu holding sektor energi, infrastruktur, jalan tol, perumahan, jasa keuangan. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

admin

Recent Posts

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

18 mins ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

29 mins ago

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun, untuk Apa?

Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More

50 mins ago

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

2 hours ago

BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More

2 hours ago

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp47,18 Triliun di Januari 2026

Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More

3 hours ago