Meski tak dimungkiri juga bahwa sulit untuk mengantarkan BUMN untuk go public dengan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia.
“Yang sulit itu untuk BUMN-nya. Karena BUMN mau go public harus mendapatkan persetujuan dari DPR,” ucapnya.
Itu yang membuat OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih mendekatkan diri dengan anak dan cucu BUMN. Pasalnya, jika anak dan cucu BUMN tidak diharuskan meminta persetujuan dari para wakil rakyat yang ada di Senayan (DPR). (*)
(Baca juga: BEI Optimis Target 35 IPO di 2017 Terealisasi)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More